PEKANBARU, KOMPAS.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Riau membenarkan video viral yang memperlihatkan tahanan berpesta layaknya dugem di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru.
Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Maizar mengatakan, video tersebut direkam oleh sesama tahanan dan terjadi pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Direkam sama napi. Itu kejadiannya pada Senin (14/4/2025) sekitar jam 10 malam," kata Maizar saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/4/2025).
Maizar menjelaskan, setelah direkam, video tersebut dibagikan melalui status WhatsApp, lalu seseorang merekam ulang tampilan layar (screen recording) dan menyebarkannya ke media sosial.
"Tahanan yang berada di dalam video viral itu sebanyak 14 orang," ujarnya.
Dalam video tersebut tampak sejumlah pria berjoget mengikuti alunan musik keras. Ada yang duduk sambil menggoyangkan kepala, dan lainnya berdiri serta bergoyang mengikuti irama.
Di dekat mereka terlihat botol minuman berserakan serta benda menyerupai alat isap sabu (bong), yang memunculkan dugaan pesta narkoba.
Maizar menegaskan, pihaknya masih menyelidiki kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba dalam kejadian tersebut.
"Masih kami selidiki. 14 tahanan sedang dilakukan pemeriksaan," kata dia.
Penyelidikan juga dilakukan untuk menelusuri bagaimana barang-barang terlarang seperti alat isap sabu, handphone, dan rokok bisa masuk ke dalam ruang tahanan.
"Kita lihat nanti hasil pemeriksaan. Apakah barang-barang itu dari kunjungan atau ada oknum petugas yang terlibat," ujar Maizar.
Sebagai bentuk tanggung jawab atas peristiwa ini, dua pejabat di lingkungan Rutan Pekanbaru dicopot dari jabatannya, yakni Kepala Rutan Pekanbaru Bastian Manalu dan Kepala Pengamanan Rutan Arie Jelfri.
"Keduanya sudah dibebastugaskan. Mereka adalah orang yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Keduanya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Maizar.
Sebelumnya, video viral yang beredar pada Selasa (15/4/2025) memperlihatkan belasan tahanan di sebuah ruangan tengah berjoget seperti sedang dugem. Dalam video itu juga tampak adanya benda menyerupai alat isap sabu, botol minuman, serta seorang tahanan yang memegang handphone.