JAYAPURA, KOMPAS.com- Ada hal yang menarik dari pencalonan Constant Karma sebagai calon wakil gubernur Papua ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, Minggu (9/3/2025).
Guna meminta klarifikasi, terkait rekomendasi PDIP sebagai pengusung calon gubernur dan calon wakil gubernur Papua, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma, maka harus meminta klarifikasi resmi dari Ketua DPD PDIP Papua, Herry Ario Nap, yang saat ini ditahan di rutan Mako Brimob Polda Papua.
Saat ditunggu sekitar 15-20 menit, akhirnya video call bersama Herry Nap disambungkan ke KPU Provinsi Papua.
Dalam percakapannya dengan Ketua KPU Papua, Steve Dumbon yang disaksikan oleh Bawaslu menanyakan, terkait surat rekomendasi yang diberikan PDIP terhadap pencalonan wakil gubernur Papua, Constant Karma.
"Iya benar, selaku Ketua DPD PDIP Papua, saya membenarkan bahwa kami merekomendasikan bapak Constant Karma sebagai calon wakil gubernur mengantikan Yeremias Bisai," ungkapnya dalam video call kepada KPU Papua, Minggu sore.
Ketua KPU, lalu mempertegas pertanyaan sekali lagi, terkait dengan rekomendasi PDIP terhadap Constant Karma yang diusung mendampingi Benhur Tomi Mano (BTM) sebagai calon wakil gubernur Papua.
"Apakah benar PDIP merekomendasikan bapak Constant Karma sebagai calon wakil gubernur Papua penganti Yeremias Bisai? tanyanya.
"Ia benar kami merekomendasikan bapak Constant Karma sebagai calon wakil gubernur Papua," jawab Herry Nap dengan tegas.
Sambungan video call ini didengarkan dan direkam oleh KPU dan Bawaslu Papua serta massa pendukung BTM-CK yang hadir di Lantai 4 Kantor KPU Papua.
Setelah itu, dokumen pencalonan wakil gubenur Papua, Constant Karma langsung diserahkan oleh Ketua Tim Pemenangan BTM-CK, sekaligus Sekretaris PDIP Papua, Surya Ibrahim Basri Syafaat secara resmi kepada Komisioner KPU Papua yang diterima oleh Steve Dumbon selaku Ketua KPU Papua.
"Dengan ini kami menyerahkan berkas dokumen bapak Constant Karma untuk selanjutnya dilakukan verifikasi oleh KPU Papua," ungkapnya sebelum menyerahkan dokumen kepada Komisioner KPU Papua yang disaksikan oleh Komisioner Bawaslu Papua.
Diakhir video call itu, Herry Nap meneriaki kata "Merdeka" sebagai bentuk dukungannya terhadap pencalonan BTM-CK yang disambut dengan teriakan "Merdeka" oleh para kader PDIP yang ikut mengantarkan BTM-CK di Kantor KPU Papua.
Sementara itu, Ketua KPU Papua, Steve Dumbon menyampaikan, pihaknya menerima berkas dokumen dan selanjutnya akan melakukan mengecekan berkas dari calon wakil gubernur Papua, Constant Karma, sebelum dilakukan verifikasi berkas dokumennya.
"Kami akan lakukan pengecekan berkas dokumennya, setelah itu baru dilakukan verifikasi berkas pencalonan dan calon wakil gubernur Papua," ujarnya usai menerima berkas dokumen yang diserahkan untuk dilakukan pengecekan dan verifikasi kepada tim KPU Papua.
Constant Karma Penganti Yeremias Bisai
Dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 24 Februari 2025, dimana mendiskualifikasi calon gubernur Papua nomor urut 1, Yeremias Bisai dan memerintahkan untuk dilakukan PSU di Provinsi Papua.
Pelaksanaan PSU ini dalam putusan MK tidak mengikusertakan Yeremias Bisai sebagai calon wakil gubernur Papua mendampingi Benhur Tomi Mano selaku calon gubernur Papua yang diusung oleh PDIP dan PKN.
Dari beberapa nama-nama tokoh-tokoh Papua yang dikomunikasikan, pada akhirnya, BTM dan partai pengusung memilih Constant Karma sebagai calon wakil gubernur Papua mengantikan Yeremias Bisai.
Constant Karma sendiri sudah mendapatkan restu dan dukungan dari Yeremias Bisai selaku calon gubernur Papua pendamping BTM yang didiskualifikasi MK.
Calon wakil gubernur nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dalam konferensi pers, membeberkan bahwa Yeremias Bisai telah mengusulkan 5 nama tokoh dari wilayah adat Saireri, untuk mengantikannya sebagai calon wakil gubernur Papua.
"Salah satu dari 5 nama tokoh Saireri yang diusulkan adalah Constant Karma," katanya.
Mantan Walikota Jayapura ini memastikan bahwa Yeremias Bisai tetap mendukung BTM-CK, sebagai gubernur dan wakil gubernur Papua pada PSU bulan Agustus mendatang.
"Saudara saya pak Yeremias Bisai (YB) tetap mendukung saya dengan bapak Constant Karma dan pendukungnya akan bersama dengan kami," ujar BTM.