KOMPAS.com - Baru-baru ini Yuslih Ihza Mahendra diangkat menjadi komisaris BUMN, tepatnya sebagai Komisaris PT Timah 2025.
Penunjukan Yuslih Ihza Mahendra dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Timah yang digelar pada Jumat, 2 Mei 2025.
Yuslih Ihza Mahendra tak lain adalah kakak kandung Yusril Ihza Mahendra yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia.
Sebagai informasi, selain dikenal sebagai saudara menteri, Yuslih Ihza Mahendra merupakan Bupati Belitung Timur periode 2016–2021.
Ia memenangkan Pilkada 2015 bersama pasangannya, Burhanudin, mengalahkan adik Ahok dan pasangannya Basuri Tjahaja Purnama–Fezzy Uktolseja dan pasangan lainnya Usmandie A. Andeska–Musdiyana.
Yuslih Ihza Mahendra sempat menjadi kader Partai Bulan Bintang (PBB), partai yang didirikan adiknya, Yusril Ihza Mahendra, pada 17 Juli 1998.
Ia kemudian hengkang ke Partai Demokrat. Di partai barunya ini, ia sempat mencoba peruntungan dengan maju sebagai anggota DPRD Bangka Belitung, namun kemudian gagal.
Selain Yuslih Ihza Mahendra, ada tiga orang lainnya yang menjabat sebagai Komisaris PT Timah 2025. Ketiganya adalah M Hita Tunggal yang merupakan jenderal bintang 2 TNI AD, kedua Rizani Usman yang tercatat pernah maju sebagai anggota DPR RI dari PAN, dan Eniya Listiani Dewi.
Nama terakhir, Eniya Listiani Dewi, tercatat merupakan pejabat eselon I di Kementerian ESDM, tepatnya sebagai Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi.
RUPSLB PT Timah juga mengangkat mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2009–2012), Letjen TNI (Purn) Agus Rohman, sebagai komisaris utama sekaligus komisaris independen. Ia menggantikan posisi M. Alfan Baharudin.
Sementara di jajaran direksi, Widiyantoro didapuk menjadi direktur utama menggantikan Ahmad Dani Virsal.
Berikutnya, Nur Adi Kuncoro ditunjuk sebagai Direktur Operasi dan Produksi, Fina Eliani sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara sebagai Direktur Pengembangan Usaha, dan Andi Seto Gadhista Asapa sebagai Direktur Sumber Daya Manusia PT Timah Tbk.
"RUPSLB ini menyetujui perubahan pengurus pada jajaran Direksi dan Komisaris Perusahaan. Hal ini sebagai upaya penguatan tata kelola perusahaan dan transformasi bisnis perusahaan serta peningkatan kinerja korporasi," kata Corporate Secretary PT Timah Rendi Kurniawan dalam keterangan di Jakarta, dikutip dari Antara.