Valencia mengancam bisa mengambil tindakan hukum setelah melihat film Vinicius Jr di Netflix mengandung kebohongan terhadap suporter mereka. [251] url asal
Valencia mengancam bisa mengambil tindakan hukum setelah melihat film Vinicius Jr di Netflix mengandung kebohongan terhadap suporter mereka.
Film dengan judul "Vini Jr." sudah tayang di Netflix sejak Jumat (16/5). Film yang diproduksi perusahaan asal Brasil, Conspiracao, itu bercerita tentang kisah hidup dan karier Vinicius, dengan fokus beberapa musim terakhir.
Salah satu kisah dari film yang tayang pada layanan streaming itu adalah peristiwa 21 Mei 2023 saat Vinicius berhadapan dengan sekelompok suporter Valencia.
Dikutip dari ESPN, pada momen itu Vinicius diklaim mendapatkan pelecehan rasial dari suporter tuan rumah di Mestalla, saat Real Madrid kalah 0-1. Akibatnya pertandingan ditangguhkan sementara.
Akan tetapi film tersebut mendapat protes keras dari pihak Valencia. Klub berjulukan Ches tersebut menyebut terdapat kebohongan terhadap fans Valencia dalam film itu.
"Mengingat ketidakadilan dan kebohongan yang dilakukan terhadap penggemar Valencia CF, Klub menuntut secara tertulis perbaikan segera dari perusahaan produksi film dokumenter tersebut mengenai apa yang terjadi di Mestalla, yang tidak sesuai dengan kenyataan," tulis Valencia dalam pernyataan di media sosial.
[Gambas:Twitter]
Tidak hanya itu, juara Liga Spanyol enam kali tersebut juga mengancam mengambil langkah hukum jika tidak dilakukan perbaikan.
Penolakan keras yang dilakukan Valencia dalam film itu saat tuduhan pelecehan di dalam stadion. Dalam dokumenter itu, rekaman kerumunan dilakukan dengan ponsel dan diberikan keterangan para suporter meneriakkan 'mono' dalam bahasa Spanyol yang berarti 'monyet'.
Hanya saja, klub dan para suporter mengklaim mayoritas meneriakkan 'tonto' atau 'bodoh'.
"Kebenaran dan rasa hormat terhadap penggemar kami harus diutamakan. Valencia CF berhak mengambil tindakan hukum #RESPECT."
WN Spanyol, FBC, dideportasi dari Bali setelah overstay lebih dari tiga tahun. Imigrasi menegaskan pelanggaran keimigrasian tidak ditoleransi. [557] url asal
WN Spanyol, FBC, dideportasi dari Bali setelah overstay lebih dari tiga tahun. Imigrasi menegaskan pelanggaran keimigrasian tidak ditoleransi.
Warga negara (WN) Spanyol berinisial FBC diusir dari Bali. Pria asing yang berprofesi sebagai jurnalis dan penulis media daring itu dideportasi lantaran melewati batas izin tinggal alias overstay selama lebih dari tiga tahun di Pulau Dewata.
Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Gede Dudy Duwita, mengungkapkan FBC telah melanggar Pasal 78 ayat 3 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. "Pelanggaran keimigrasian seperti overstay tidak dapat ditoleransi," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikBali, Sabtu (21/12/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dudy menuturkan FBC pertama kali memasuki Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Januari 2020. Kala itu, FBC datang menggunakan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) yang berlaku hingga 2 Mei 2021.
Namun, Dudy berujar, FBC tetap berada di wilayah Indonesia tanpa memperbarui izin tinggal hingga Desember 2024. Walhasil, pria asing berusia 55 tahun itu overstay selama 1.316 hari.
Kepada petugas, FBC mengaku tinggal berpindah-pindah tempat di beberapa wilayah Bali dan Lombok. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya bekerja sebagai jurnalis media daring untuk publikasi di Spanyol. Selain itu, FBC juga berencana untuk membangun bisnis di Bali meski usaha tersebut belum terwujud.
Menurut Dudy, FBC tidak dapat menunjukkan paspor saat diperiksa oleh petugas imigrasi. FBC juga mengakui dirinya telah mengetahui izin tinggalnya sudah habis. Ia sengaja tidak memperpanjang izin tinggal dengan alasan terkendala finansial.
Dudy mengatakan FBC sempat didetensi selama 10 hari setelah diserahkan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja pada 10 Desember lalu. Pria Spanyol itu selanjutnya dideportasi melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, dengan tujuan akhir Josep Tarradellas Barcelona-El Prat Airport. Seluruh biaya tiket penerbangan disediakan oleh salah seorang teman FBC yang juga seorang warga negara asing (WNA) di Bali pada Jumat (20/12/2024).
"Penangkalan dapat diberlakukan hingga enam bulan dan diperpanjang, serta penangkalan seumur hidup dapat diterapkan bagi orang asing yang mengancam keamanan dan ketertiban umum. Keputusan akhir mengenai penangkalan akan diputuskan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi setelah mempertimbangkan aspek-aspek kasusnya," pungkas Dudy.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Pramella Yunidar Pasaribu, meminta para WNA untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia. "Kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran hukum keimigrasian," ujar dia.
Sejumlah partai politik di Spanyol termasuk koalisi pemerintah mendesak PM Pedro Sanchez menjatuhkan sanksi terhadap Israel imbas penjajahannya di Palestina. [276] url asal
Sejumlah partai politik di Spanyol termasuk koalisi pemerintah Perdana Menteri Pedro Sanchez mendesak sang PM menjatuhkan sanksi dan tindakan tegas terhadap Israel imbas penjajahan di Palestina.
Para partai ini terdiri dari mitra koalisi Sumar dan empat partai lain pemerintah antara lain Podemos, Esquerra Republicana de Catalunya (ERC), EH Bildu dari Basque, dan Blok Nasionalis Galicia (BNG).
Para partai ini menyampaikan seruan mereka melalui pernyataan tertulis yang diajukan ke arsip parlemen Spanyol pada Kamis (19/12). Surat tersebut menuntut penerapan "embargo militer penuh, serta sanksi politik dan ekonomi" terhadap Israel.
Dalam surat itu, mereka juga mendesak Sanchez untuk meminimalkan hubungan diplomatik dengan Israel dan menangguhkan perjanjian perdagangan hingga pendudukan ilegal Palestina berakhir.
Selain itu, surat tersebut meminta Teresa Ribera Rodriguez, Wakil Presiden Komisi Eropa sekaligus Komisioner untuk Kompetisi, agar mendorong pembatalan perjanjian Uni Eropa dengan Israel, yang saat ini memberikan perlakuan perdagangan istimewa bagi negara Zionis tersebut.
Belakangan, kecaman dan upaya isolasi internasional terhadap Israel terus meluas menyusul agresi yang makin brutal terhadap Jalur Gaza Palestina kurang lebih sejak setahun terakhir. Sejumlah negara Eropa termasuk Spanyol dan Irlandia juga resmi mengakui kedaulatan negara Palestina tahun ini.
Baru-baru ini, Israel juga dibuat geram karena Norwegia menolak bermain melawan timnas sepakbola-nya dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.
Norwegia langsung mengeluarkan pernyataan tegas setelah mereka berada dalam grup yang sama dengan Israel pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka menolak lawan Israel dan meminta Israel dijatuhi sanksi.Presiden Asosiasi Sepak Bola Norwegia Liz Klaveness menyatakan bahwa mereka bakal berusaha keras untuk menekan pihak-pihak berwenang menjatuhkan sanksi pada Israel.
"Asosiasi Sepak Bola mendukung sikap Pemerintah Norwegia dan menuntut penghentian segera serangan Israel terhadap warga sipil yang tak berdosa di Gaza."