Dua orang tahanan di Lapas Kelas II B Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel bernama Taufik Hidayat dan Herli Dewanto, masih diburu petugas. [526] url asal
Dua orang tahanan yang kabur dari Lapas Kelas II B Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel masih diburu. Keduanya yakni Taufik Hidayat dan Herli Dewanto.
Diketahui ada 5 orang tahanan yang mencoba kabur pada Sabtu (21/12/2024) sekitar pukul 03.30 WIB. Tiga orang tahanan di antaranya sudah diamankan.
Kasubag Hubungan Masyarakat, Reformasi Birokrasi, dan Teknologi Informasi Kemenkumham Sumsel Hamsir mengatakan pihaknya masih mengejar dua orang tahanan yang berhasil kabur dari lapas tersebut.
"Mereka berhasil kabur dengan cara memanjat tembok menggunakan tali yang sudah mereka persiapkan," katanya.
Hamsir menyebutkan 5 orang tahanan dengan kasus pencurian tersebut memanjat pagar pembatas menggunakan tali. Adapun identitas kelima tahanan tersebut adalah Taufik Hidayat (TH), Herli Dewanto (HD), Edi Irawan (ED), Joko Iskandar (JK) dan Hengki Mirianto (HM).
Kelima tahanan kabur dengan cara merusak pintu staf sel menggunakan tangan dengan cara saling membantu.
"Kemudian keluar memanjat menuju atap belok C, setelah turun ke belakang blok C menggunakan tali. Saat turun, Joko terjatuh dan mengalami luka pada bagian kaki," katanya.
Kemudian setelah turun dari atap blok C, kelimanya menuju Brandgang (pembatas antara bagian dalam dan luar lapas) dengan cara menggali tanah lunak berlumpur di bawah pagar pembatas.
Hamsir menjelaskan tahanan bernama Joko berjalan tertatih-tatih saat menuju tembok pembatas. Kemudian setelah berada di area Brandgang mereka melemparkan tali ke arah pos 2 (pos tidak terisi). Selanjutnya, tiga orang tahanan TH, HD dan ED memanjat dan langsung melarikan diri.
"Namun Joko tidak naik karena terluka, sementara HM tidak sanggup takut terjatuh. Karena dua orang yang belum keluar ini kelihatan oleh penghuni sel lainnya dan berteriak ada orang di luar," ujarnya.
Setelah mendengar teriakan dari penghuni sel lain, para petugas langsung mengamankan Joko dan Hengki. Setelah dilakukan pengejaran satu orang bernama Edi Irawan (ED) berhasil ditangkap.
Sebelumnya, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kayuagung Kelas II B, Kgs M Alfha Rezha mengatakan, pihaknya sudah mengimbau keluarga, tokoh masyarakat dan bekerja sama dengan TNI/Polri terkait tahanan kabur ini.
Bahkan pihaknya pun sudah membentuk tim khusus untuk memburu tahanan yang kabur tersebut. Apabila ada masyarakat yang melihat tahanan tersebut, kata dia, bisa menyampaikan ke pihak Lapas Kayuagung.
"Kami membentuk lima tim untuk memburu dua tahanan lagi yang masih kabur. Kami mengimbau agar segera menyerahkan diri," pungkasnya.
Petugas yang berjaga saat lima orang tahanan yang kabur dari Lapas Kelas II B Kayuagung, Ogan Komering Ilir akan diperiksa. Sanksi menanti jika ada kelalaian. [443] url asal
Petugas yang berjaga saat lima orang tahanan yang kabur dari Lapas Kelas II B Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI), akan diperiksa. Petugas yang piket saat itu terancam disanksi.
"Karena kejadian ini malam pasti ada kelalaian, mungkin karena ngantuk. Tapi kita belum ketahui secara pasti karena itu jam-jam rawan," kata Kasubag Humas Kemenkumham Sumsel, Hamsir, Senin (23/12/2024).
Terkait peristiwa tersebut pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait apakah ada kelalaian yang dilakukan petugas. Saat ini pihaknya juga masih fokus ke pengejaran dua orang tahanan berhasil kabur.
"Itu dalam proses tindak lanjut terkait permasalahan ini. Pak kadivas juga sudah ke sana untuk menindaklanjuti, diperiksa sesuai SOP. Kalau memang mereka salah (petugas) kita akan lakukan hukuman disiplin kepada petugas kita yang melakukan kelalaian pada saat kejadian ini," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, lima tahanan yang kabur dari Lapas kelas II B Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel dengan cara memanjat pagar pembatas menggunakan tali. Namun, dua orang tahanan tidak berhasil kabur karena takut dan luka pada bagian kaki.
Peristiwa tersebut terjadi di Lapas Kelas II B Kayuagung, Kabupaten OKI , Sumsel pada Sabtu (21/12/2024) sekitar pukul 03.30 WIB. Adapun identitas Kelima tahanan tersebut ialah Taufik Hidayat (TH), Herli Dewanto (HD), Edi Irawan (ED), Joko Iskandar (JK) dan Hengki Mirianto (HM).
Namun, tiga orang tahanan TH, HD dan ED memanjat dan langsung melarikan diri "Namun si Joko tidak naik karena terluka, sementara HM tidak sanggup takut terjatuh. Karena dua orang yang belum keluar ini kelihatan oleh penghuni sel lainnya dan berteriak ada orang di luar," katanya
Setelah mendengar teriakan dari penghuni sel lain, para petugas langsung mengamankan Joko dan Hengki. Setelah dilakukan pengejaran satu orang bernama Edi Irawan (ED) berhasil ditangkap, sementara dua orang lainnya masih dalam pengejaran.