KOMPAS.com - Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Korea Selatan (Korsel) Kim Yong-hyun melakukan percobaan bunuh diri di sebuah fasilitas penahanan di timur Seoul, Selasa (10/12/2024).
Percobaan bunuh diri tersebut telah dikonfirmasi oleh Kepala Layanan Pemasyarakatan Korsel, Shin Yong-hae.
"Kemarin pada pukul 11.52 pagi waktu Korsel, seorang pekerja di ruang kontrol menemukan Kim yang sedang mencoba bunuh diri di kamar mandi," ujarnya, dikutip dari Hani, Rabu (11/12/2024).
Kim tidak memiliki gangguan kesehatan
Shin mengatakan, saat ini mantan menhan tersebut berada di unit kesehatan dan dilaporkan tidak memiliki masalah kesehatan.
Sebelumnya, Kim ditahan atas tuduhan pemberontakan terkait penetapan darurat militer singkat oleh Presiden Yoon Suk-yeol, Selasa (3/12/2024).
Pengadilan memberikan persetujuan terhadap surat perintah penahanan Kim pada Selasa (10/12/2024) pagi.
Penangkapan ini menjadikan Kim sebagai orang pertama yang ditangkap dalam penyelidikan atas tuduhan terlibat dalam tugas-tugas penting selama pemberontakan dan penyalahgunaan wewenang untuk menghalangi pelaksanaan hak asasi.
"Telah ditetapkan bahwa dugaan pelanggaran yang dilakukan Kim termasuk dalam lingkup kejahatan yang dapat membuat jaksa penuntut melakukan penyelidikan," kata Juru bicara Pengadilan Distrik Pusat Seoul, dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/12/2024).
Pada Selasa (10/12/2024), Kim Yong-hyun sempat menyatakan penyesalannya.
Melalui pengacaranya, dia berkata akan bertanggung jawab sepenuhnya atas situasi tersebut.
Disebutkan, Kim meminta maaf sebesar-besarnya kepada rakyat Korea Selatan.
Kim juga menyebut bahwa bawahannya hanya mengikuti perintahnya dan memenuhi tugas yang diberikan kepada mereka.
Selain mantan Menhan Korsel, dua pejabat tinggi kepolisian juga ditahan pada Rabu dini hari,
Mereka ditahan seiring dengan penyelidikan atas kekacauan politik yang disebabkan oleh deklarasi darurat militer.