Chandrika Chika kini lebih berhati-hati dalam memilih teman setelah terlibat kasus hukum. Ia belajar pentingnya pendirian dalam pergaulan. [480] url asal
Selebgram Chandrika Chika mengaku kini lebih berhati-hati dalam memilih lingkungan pertemanan setelah mengalami berbagai pengalaman yang menjadi pelajaran berharga dalam hidupnya. Akhir tahun 2024, Chandrika Chika terlibat kasus hukum lagi diduga lakukan penganiayaan.
Pada 14 Desember 2024, Chandrika Chika dilaporkan oleh YB yang ternyata juga masih temannya. YB mengaku mendapat tindak kekerasan dari Chika saat berpapasan jalan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada pukul 04.00 WIB di hari yang sama dengan pelaporan.
Untuk kasus tersebut, Chandrika Chika tak mau banyak bicara. Dia memohon didoakan yang terbaik agar selesai.
Chandrika Chika menyadari bahwa sikapnya yang terlalu ramah terkadang membuatnya kurang berhati-hati dalam bergaul. Dia mengakui teman dan pergaulan sangat mempengaruhi kehidupannya.
"Iya dong, pastinya lebih berhati-hati. Apalagi di pertemanan, lingkungan," kata Chandrika Chika saat ditemui di Studio Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Minggu (2/2/2025).
Menurutnya, pengalaman yang telah dilalui membuatnya lebih sadar akan pentingnya memiliki pendirian yang kuat dalam pergaulan. Pemilik nama lengkap Chandrika Sari Jusman itu mengaku sering mengikuti arus tanpa mempertimbangkan baik dan buruknya.
"Itu lebih jadi pelajaran aja sih karena aku orangnya terlalu friendly gitu loh. Mungkin nggak cross-check. Emang cuma satu poin ya, harus punya pendirian. Mau sama siapapun ikut teman-teman nggak apa-apa, yang penting ada pendiriannya," tuturnya.
Dalam menghadapi berbagai masalah dan pelajaran hidup, ia mengaku mendapatkan dukungan penuh dari keluarganya, terutama ayah. Dia menilai ketegasan ayahnya justru menjadi dorongan agar ia bisa berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
"Mama papa dong (yang menguatkan) karena papa itu tegas. Papa itu tegas ngajarin. Bikin nge-down, bikin berpikir, tapi itu jadikan semangat buat proses jadi lebih baik lagi," terang Chika.
Meski kini lebih selektif dalam bergaul, Chika menegaskan tetap menjaga hubungan baik dengan teman-temannya. Hanya saja, ia kini lebih berhati-hati dalam menempatkan diri agar tidak terpengaruh oleh lingkungan yang kurang baik.
"Berteman masih banyak. Masih sama semuanya berteman. Cuma lebih menjaga diri aja gitu. Nggak terlalu masuk ke dalam lingkungan itu. Tetep berteman baik ya," pungkasnya.
Presiden RI Prabowo Subianto ingin segenap jajaran pemerintah dan aparat penegak hukum benar-benar bekerja keras melawan aksi penyelundupan. Dia pun membuka peluang kemungkinan untuk menenggelamkan kapal-kapal penyelundup tersebut.
Hal ini ia sampaikan dalam forum Musrenbangnas di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin (30/12).
Awalnya Prabowo mengatakan komitmennya untuk menghentikan kebocoran-kebocoran yang merugikan negara. Ia kemudian mengingatkan aparat untuk bekerja keras menghentikan penyelundupan.
"Saya ingatkan aparat pemerintah sangat menentukan kebocoran-kebocoran penyelundupan dari luar ke dalam," kata Prabowo.
Prabowo menilai penyelundupan telah membahayakan kedaulatan dan mengancam kehidupan ratusan ribu pekerja Indonesia. Dia pun menyoroti aksi penyelundupan tekstil yang mengancam industri tekstil dan ratusan ribu pekerja dalam negeri.
Oleh karena itu, Prabowo mengaku akan berkonsultasi dengan para ahli hukum untuk mencari kewenangan yang mungkin bisa dilakukan pemerintah dan aparat dalam mencegah dan melawan aksi penyelundupan tersebut. Salah satunya, opsi yang dia tawarkan adalah menenggelamkan kapal penyelundup.
"Apakah kapalnya ditenggelamkan. Tolong para Profesor di pemerintahan saya tolong kasih saya masukan. Nanti saya dibilang enggak ngerti hukum. Tapi kalau dia ancam kehidupan rakyat Indonesia, kalau perlu kita tenggelamkan kapal-kapal itu. Kalau jelas melanggar dan akibatkan kerugian," kata dia yang juga Ketua Umum Gerindra itu.