SURABAYA, KOMPAS.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berkomitmen meningkatkan kemandirian mitra deradikalisasi melalui pendekatan kolaboratif, termasuk dengan eks narapidana terorisme.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Silaturahmi dan Halalbihalal Bersama Mitra Deradikalisasi dan Stakeholder Penanggulangan Terorisme di Surabaya, Jawa Timur.
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari program Pembinaan Wawasan Kebangsaan, dengan tujuan memperkuat sinergi BNPT bersama berbagai pihak dalam upaya penanggulangan terorisme.
Kepala BNPT, Komjen Pol. Eddy Hartono, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus hadir mendampingi mitra deradikalisasi dengan menggandeng Kementerian/Lembaga dan pihak swasta.
“Kami berkolaborasi dengan pihak-pihak kompeten untuk mewujudkan harapan mitra deradikalisasi dalam mengembangkan kewirausahaan,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (18/4/2025).
Ia menegaskan bahwa program deradikalisasi merupakan amanat dari RPJMN dan bagian dari prioritas nasional, yang harus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
"Kami bertemu dengan mitra deradikalisasi di wilayah Surabaya berkomunikasi mengidentifikasi permasalahan yang ada kira-kira apa yang perlu dimaksimalkan di dalam pelaksanaan program deradikalisasi," katanya.
Perlu Empati dan Sinergi
Kepala BNPT juga mengapresiasi dukungan Forkopimda Surabaya, yang selama ini memfasilitasi berbagai kegiatan deradikalisasi.
Sejalan dengan itu, Kepala Bakesbangpol Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, menegaskan pentingnya kerja sama dan empati dalam proses reintegrasi sosial.
“Proses deradikalisasi dan reintegrasi sosial memerlukan kolaborasi dari semua pihak, kegiatan semacam ini diharapkan menjadi sarana dialog untuk menguatkan semangat kebangsaan dan keberagaman,” ungkapnya.
Kunjungan ke Mantan Narapidana Terorisme
Dalam rangkaian kegiatan, BNPT juga mengunjungi Hisyam alias Umar Patek, mantan narapidana terorisme kasus Bom Bali 1. Umar Patek mengapresiasi pendekatan personal yang dilakukan BNPT.
“Saya bersyukur atas kunjungan Kepala BNPT beserta jajarannya. Ini bagian dari program deradikalisasi yang tidak bisa diteorikan karena ini menyangkut hati,” ujarnya.
Ketua Yayasan Fajar Ikhwan Sejahtera, Anang Rusyanto, menyambut baik peran aktif BNPT dalam memberikan arahan dan dukungan kepada mitra deradikalisasi.
“BNPT dalam berkontribusi untuk yayasan sudah cukup bagus… Harapan kita ke depan kontribusi ini berkelanjutan,” ujarnya.