Suasana haru menyelimuti pembebasan empat tentara wanita Israel yang sebelumnya menjadi sandera di Gaza oleh kelompok Hamas, Sabtu, 25 Januari 2025. [305] url asal
Gaza: Suasana haru menyelimuti pembebasan empat tentara wanita Israel yang sebelumnya menjadi sandera di Gaza oleh kelompok Hamas, Sabtu, 25 Januari 2025. Keempatnya dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang sudah berlangsung selama sepekan.
Karina Ariev (20), Daniella Gilboa (20), Naama Levy (20), dan Liri Albag (19) tampak tersenyum lebar dan melambaikan tangan saat proses pembebasan berlangsung di Lapangan Palestina, Kota Gaza. Momen ini menjadi sorotan dunia, disaksikan oleh ratusan warga Palestina yang berkumpul dan puluhan pasukan Hamas bertopeng yang turut hadir di lokasi.
Keempat tentara tersebut kemudian diarak menuju podium, di mana perwakilan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dan seorang pejuang Hamas menandatangani dokumen resmi pembebasan mereka. Setelah itu, mereka menaiki kendaraan ICRC untuk bertemu kembali dengan pasukan Israel di perbatasan.
Dalam video yang dirilis oleh Hamas, para tentara wanita tersebut mengucapkan terima kasih kepada Brigade Al Qassam yang mereka sebut telah memberikan perawatan selama menjadi tahanan. "Terima kasih atas makanan, air, dan pakaian. Terima kasih kepada para pria yang merawat dan memperhatikan kami dari pemboman Israel," ujar mereka.
Sementara itu, di sisi lain, keluarga dan kerabat keempat tentara menyambut momen ini dengan penuh emosi. Dari pangkalan militer terdekat, mereka menyaksikan siaran langsung serah terima tahanan, diiringi sorak-sorai dan pelukan haru. Ratusan warga Israel juga berkumpul di Lapangan Sandera, Tel Aviv, menyaksikan momen bersejarah ini melalui layar raksasa.
Di waktu bersamaan, bus-bus berisi 200 tahanan Palestina yang dibebaskan Israel mulai bergerak meninggalkan penjara militer Ofer di Tepi Barat. Pembebasan ini juga disambut gegap gempita oleh warga Palestina di Ramallah, Tepi Barat, serta kerumunan pendukung Hamas di Gaza.
Kesepakatan gencatan senjata yang memungkinkan pembebasan ini menjadi sinyal optimisme di tengah ketegangan panjang antara kedua pihak, meski tantangan perdamaian masih terbentang luas di depan.
Kakanwil Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Banten Muhammad Ali Syeh Banna melakukan Kunjungan Kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang, ... [179] url asal
Jakarta (ANTARA) - Kakanwil Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Banten Muhammad Ali Syeh Banna melakukan Kunjungan Kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang, Banten.
Kegiatan tersebut didampingi oleh Kabag Administrasi Kanwil Ditjenpas Banten Muhamad Khapi beserta jajaran Pejabat Struktural di Lapas Kelas II A Serang.
Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten Muhammad Ali Syeh Banna mengunjungi beberapa tempat yaitu blok lansia, dapur, blok hunian, dan aula.
Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten Muhammad Ali Syeh Banna saat kunjungannya menyampaikan arahan dan diskusi keagamaan, terutama pentingnya menjaga jasmani dan rohani kepada Warga Binaan Pemasyarakatan.
"Betapa pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani, agar jiwa dan hati kita selalu sehat dan terjaga dari hal-hal yang jahat," kata Ali Syeh Banna saat sambutan di Masjid At-Tawabin Lapas Kelas II A Serang, pada Sabtu.
Ali menegaskan bahwa jajaran Lapas Serang harus senantiasa memberikan pelayanan yang baik dan maksimal untuk masyarakat maupun warga binaan.
"Kita sebagai petugas pelayanan publik harus melayani masyarakat dan warga binaan dengan baik dan ramah, cepat, serta profesional. Pelayanan prima yang diberikan kepada masyarakat merupakan kewajiban aparatur pemerintah," pungkasnya.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berharap bahwa hasil dari Kompetisi Jurnalis Kebangsaan Mahasiswa (JKM) BNPT 2024 dapat menjadi inspirasi bagi ... [411] url asal
“Semoga apa yang kita perbuat ini dapat menjadi kontribusi positif dalam mewujudkan Indonesia damai, Indonesia harmoni, dan Indonesia tanpa kekerasan,”
Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berharap bahwa hasil dari Kompetisi Jurnalis Kebangsaan Mahasiswa (JKM) BNPT 2024 dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam hal persatuan bangsa melalui peran media.
Dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu, kompetisi yang telah berjalan selama kurang lebih 8 bulan itu telah menentukan enam orang mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi untuk menjadi pemenang kompetisi.
Pada kategori artikel, juara pertama berhasil diraih Rohmat Aji Pamungkas, mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret. Lalu, juara dua diraih oleh Jalaludin Al Farobi, mahasiswa dari Universitas Negeri Jakarta. Sedangkan posisi juara tiga ditempati Brenden Chua, mahasiswa dari Universitas Prasetiya Mulya.
Sedangkan pada kategori foto, juara satu berhasil dimenangkan Desi Sunyahni Permatasari, mahasiswi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Kemudian, disusul juara dua yang dimenangkan oleh I Komang Bintang Kurnianta, mahasiswa dari Universitas Warmadewa Bali. Lalu, gelar juara tiga berhasil diraih Diah Nur Afifah, mahasiswi dari Universitas Bengkulu.
Kepada para pemenang, Sekretaris Utama BNPT Bangbang Surono yang mewakili Kepala BNPT RI Komjen Pol Eddy Hartono, menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang serta berharap hasil kompetisi dapat memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.
“Semoga apa yang kita perbuat ini dapat menjadi kontribusi positif dalam mewujudkan Indonesia damai, Indonesia harmoni, dan Indonesia tanpa kekerasan,” ucapnya.
Selain itu, ia berharap bahwa melalui ajang tersebut, dapat dihasilkan konten-konten informatif, inspiratif, dan berbobot yang dapat menginspirasi masyarakat serta memperkuat kesadaran akan persatuan dan kebangsaan.
“Kompetisi ini juga diharapkan dapat menjadi sarana pencegahan terhadap narasi-narasi bernuansa intoleran dan berpaham radikal yang akan menimbulkan tindakan yang menjurus ke arah tindak pidana terorisme,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana JKM BNPT 2024 Dedi Yudianto mengatakan bahwa ke depannya, akan kembali digelar kompetisi jurnalis serupa guna menyerukan nilai-nilai kebangsaan.
“Setelah kegiatan ini sukses, kami juga sedang merancang program yang lebih luas lagi terkait jurnalis kebangsaan untuk masuk ke seluruh kementerian agar narasi dan konten kebangsaan bisa kita gaungkan ke semua sektor untuk mendukung pemerintahan saat ini,” ucapnya.
Adapun Kompetisi JKM BNPT 2024 diprakarsai oleh BNPT yang bekerja sama dengan Komite Penyelarasan Teknologi Informasi dan Komunikasi (KPTIK) dan Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), yang didukung oleh Kemenko Polkam RI dan Kemdiktisaintek RI.
Kompetisi tersebut resmi ditutup dengan puncak acara pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang oleh BNPT pada Kamis (23/1).
Berbagai kasus kriminal terjadi di wilayah Sumatera Utara (Sumut) dalam sepekan ini. Misalnya soal puluhan pemuda yang menyerang dan menjarah salah satu warung hingga personel polisi yang dilaporkan karena 10 tahun tidak membayarkan utang ke tetangganya.
Berikut detikSumut rangkum sejumlah kasus kriminal tersebut:
1. Mahasiswa Serang-Jarah Warung saat Cari Lawan
Satu video yang menunjukkan puluhan pemuda menyerang dan menjarah salah satu warung kelontong di Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat, viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/1/2025) malam.
Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan menyebut penyerangan dan penjarahan itu dilakukan 31 pemuda yang sebagiannya merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen (UHN). Dari total tersebut, sembilan di antaranya telah ditangkap.
"Semuanya kurang lebih ada 31 orang. Kita sementara mengamankan sembilan orang dan semuanya kami tetapkan tersangka dan kami lakukan penahanan sebagai proses penyidikan," kata Gidion saat konferensi pers di Polsek Medan Barat, Senin (20/11).
Gidion membantah isu yang menyebutkan bahwa para pelaku adalah geng motor. Dari total yang diamankan tersebut, tujuh di antaranya merupakan mahasiswa fakultas hukum, sedangkan dua orang lainnya adalah teman para pelaku. Adapun kesembilan pelaku yang ditangkap adalah FN (25), OS (21), SS (20), TS (21), JS (20), RS (22), PIL (19), FS (19), dan RJT (18).
Mantan Kapolres Jakarta Utara itu menyebut saat kejadian para pelaku hendak mencari lawan mereka dari fakultas teknik. Setelah dicari, mereka menemukan dua anak fakultas teknik tengah berada di warung tersebut.
Alhasil, para pelaku memutuskan untuk menyerang warung itu. Akibat ulah pelaku, ada dua karyawan warung yang mengalami luka-luka.
Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu Darman Lumban Raja menyebut bahwa penyerangan itu adalah aksi balasan. Sebab, sebelumnya pada Kamis (16/1) sekitar pukul 20.30 WIB, mahasiswa fakultas teknik menyerang tempat tongkrongan mahasiswa fakultas hukum. Sementara aksi penyerangan di warung itu terjadi pada pukul 23.30 WIB.
"Motifnya adalah untuk melakukan serangan balasan terhadap mahasiswa fakultas teknik, yang mana sebelumnya pada Kamis sekira pukul 20.30 WIB, mahasiswa fakultas teknik menyerang warung yang berada di depan kampus yang merupakan tempat tongkrongan fakultas hukum," jelasnya.
Alhasil, mahasiswa fakultas hukum itu berkeliling dan mencari fakultas teknik tersebut. Lalu, saat melintas di Jalan Karya mereka melihat dua mahasiswa fakultas teknik tengah berada di warung tersebut.
2. Pria Tipu Kerabat Rp 100 Juta Modus Bisa Luluskan PPPK
Seorang pria bernama M Hudian Ambril (45) menipu keluarganya sebanyak Rp 100 juta dengan modus bisa meluluskan korban menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Saat ini, pelaku telah diamankan petugas kepolisian.
Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi mengatakan peristiwa itu berawal pada 18 Oktober 2024. Saat itu, korban Novia mendaftar ujian seleksi PPPK di Dinas Sosial Kabupaten Asahan. Lalu, pada akhir bulan Oktober 2024, orang tua korban bertemu dengan pelaku di salah satu warung kopi di Jalan Imam Bonjol, Kisaran.
"Orang tua korban memberitahukan bahwa anaknya mau ikut ujian untuk PPPK untuk Dinas Sosial Asahan," kata Afdhal, Selasa (21/1).
Pada saat itu, pelaku mengaku bisa membantu meluluskan korban menjadi PPPK. Namun, syaratnya, korban harus menyiapkan uang sebanyak Rp 100 juta untuk biaya mengurusnya. Jika tidak lulus, pelaku berjanji akan mengembalikan uang tersebut.
Singkat cerita, korban pun menyerahkan uang Rp 100 juta itu ke pelaku. Untuk lebih meyakinkan korban, pelaku menemani korban ujian seleksi PPPK di Kabupaten Deli Serdang, pada 8 Desember 2024.
Namun, nahas, pada pengumuman kelulusan di tanggal 31 Desember 2024 korban dinyatakan tidak lulus. Merasa kecewa, korban menghubungi pelaku dan meminta uangnya untuk dikembalikan.
Saat itu, pelaku mengaku akan mengembalikan uang tersebut. Namun, nyatanya uang itu tidak kunjung dikembalikan. Pada akhirnya, korban membuat laporan ke Polres Asahan.
Pihak kepolisian pun mencari pelaku dan menangkapnya pada Sabtu (18/1) malam di rumahnya di Dusun IX Desa Gajah, Kecamatan Meranti. Berdasarkan pengakuan pelaku, uang korban itu digunakannya untuk membayar utangnya.
3. Pria Tewas Ditikam Tetangga Usai Cekcok di Warung Tuak
Seorang pria di Kabupaten Samosir, bernama Ronal Triwanito (35) tewas ditikam tetangganya, Dimhot Sitinjak (45). Peristiwa itu berawal saat keduanya cekcok di warung tuak.
Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Edward Sidauruk mengatakan peristiwa itu terjadi di Dusun III Uparongit, Desa Janji Raja, Kecamatan Sitio-tio tadi malam sekira pukul 23.00 WIB. Pihak kepolisian masih mendalami motif pembunuhan ini.
"Sampai saat ini, Satreskrim Polres Samosir masih melakukan pendalaman, namun dapat disampaikan timbulnya dugaan Tindak Pidana Pembunuhan tersebut karena ketersinggungan atau terjadi cekcok mulut," kata Edward, Rabu (22/1).
Edward menyebut peristiwa itu berawal sekira pukul 22.00 WIB. Awalnya terjadi cekcok antara korban dan pelaku di warung tuak itu.
Tidak beberapa lama kemudian, korbannya pergi meninggalkan warung tersebut dan berjalan ke arah rumahnya. Lalu, saat keluar dari dalam warung tuak tersebut, pelaku langsung mengambil pisau di dapur warung dan mengejar korban serta menikamnya berkali-kali.
Setelah menusuk korban, pelaku kembali ke warung itu dan mengembalikan pisau tersebut. Usai menerima informasi itu, pihak kepolisian turun ke lokasi dan melakukan olah TKP. Lalu, petugas menangkap pelaku dan mengamankannya ke kantor polisi.
Baca selengkapnya di halaman berikut...
4. Kesal Diingatkan Terlalu Nurut ke Kerabat, Pria Cekik-Pukul Istri
Seorang pria di Kota Medan bernama Arif (34) ditangkap karena memukul dan mencekik istrinya RA (29). Peristiwa itu diduga dipicu karena pelaku tidak suka saat diingatkan untuk tidak terlalu patuh kepada kerabatnya.
"Kejadian tersebut terjadi ketika pelapor memperingati terlapor untuk tidak selalu mau kalau disuruh-suruh oleh uwaknya, namun terlapor tidak terima atas perkataan pelapor tersebut," kata Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban, Rabu (22/1).
Janton mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Marelan Raya, Pasar 4 Barat, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (7/1) sekira pukul 20.30 WIB. Sementara pelaku ditangkap di dekat saah satu swalayan di Kecamatan Medan Marelan pada Selasa (21/1).
Awalnya, korban mengingatkan pelaku untuk tidak selalu patuh dan mau disuruh oleh kerabatnya. Mendengar hal itu, pelaku emosi dan mencekik korban hingga susah bernapas.
Setelah itu, pelaku mendorong korban hingga terbentur ke pintu dan memukulnya sebanyak lima kali menggunakan tangan hingga memar. Akibat kejadian itu, korban membuat laporkan ke Polres Pelabuhan Belawan. Pihak kepolisian pun menyelidiki peristiwa itu hingga pada akhirnya mengamankan pelaku.
5. 10 Tahun Tak Bayar Utang Rp 58 Juta ke Tetangga, Oknum Polisi Dilaporkan
Oknum polisi berinisial Aipda MHB (43) diduga tidak mengembalikan uang sebanyak Rp 58 juta yang dipinjamnya ke tetangganya di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Alhasil, korban yang merupakan karyawan BUMN, Supianto (51) melaporkan MHB ke polisi.
Plt Kasi Humas Polres Sergai Iptu Zulfan Ahmadi mengatakan peristiwa itu berawal pada 05 Oktober 2015. Saat itu, MHB datang bersama istrinya ke rumah korban di Dusun II, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul.
"MHB datang bersama dengan istrinya dengan keperluan untuk meminjam uang, dikarenakan terlapor MHB adalah tetangga," kata Iptu Zulfan, Selasa (21/1)
Pada saat itu, kata Zulfan, MHB mengaku meminjam uang untuk keperluan usaha. Saat meminjam, MHB juga memberikan agunan surat tanah sebagai jaminan.
Usai sepakat, korban pun memberikan uang tunai sebanyak Rp 58 juta kepada MHB. Lalu, pada Maret 2018, MHB meminta jaminan surat tanahnya kepada korban dengan alasan pengurusan sertifikat tanah. Padahal, saat itu, MHB belum mengembalikan uang yang dipinjamnya kepada korban.
Setelah itu, korban pun terus menagih uangnya kepada MHB, tetapi tidak kunjung dikembalikan. Terakhir kali, utang itu ditagih korban pada Maret 2023.
Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polres Sergai pada 18 Januari 2025. Zulfan mengatakan pihaknya saat ini tengah menyelidiki laporan itu. Dia mengatakan MHB merupakan personel polisi yang bertugas di Polresta Deli Serdang.
Kapolresta Deli Serdang Kombes Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan Aipda MHB bertugas di Polsek Galang. Selama bertugas, MHB telah berulang kali melanggar kode etik polri.
"Aipda MHB sampai saat ini sudah berulang kali melakukan pelanggaran disiplin terkait ketidakhadirannya dalam pelaksanaan dinas sebagai anggota kepolisian," kata Raphael, Rabu (22/1).
Raphael menyebut Aipda MHB pernah menjalani sidang disiplin karena tidak masuk dinas selama 12 hari pada September 2024. Hasil sidang, MHB dikenakan sanksi penundaan gaji selama satu tahun.
Setelah itu, MHB kembali melakukan pelanggaran dengan tidak masuk dinas selama 75 hari sejak September-Desember 2024. Terkait hal ini, pihak kepolisian masih akan memanggil Aipda MHB untuk diperiksa.
"Sie Propam Polresta Deli Serdang akan melakukan tindak lanjut pemanggilan kepada Aipda MHB guna dilakukan pemeriksaan terkait pelanggaran yang dilakukannya. Propam Polresta telah melakukan upaya pencarian terhadap Aipda MHB di tempat tinggalnya di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai," pungkasnya.
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Hamas, pada Sabtu (25/1/2025) mengumumkan delegasi senior, dipimpin oleh Ketua Dewan Syura, akan bertolak menuju Kairo, Mesir, untuk melakukan kunjungan resmi. Delegasi tersebut juga akan menerima tahanan yang diasingkan dan diperkirakan tiba sebagai bagian dari fase kedua proses pertukaran tawanan.
"Delegasi senior yang dipimpin oleh Mohammed Darwish akan bertemu pejabat Mesir dalam kunjungan tersebut," kata juru bicara Hamas, Hazem Qassem.
Sebanyak 200 tahanan Palestina akan dibebaskan pada Sabtu dalam fase kedua perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel. Rekaman televisi menunjukkan 114 tahanan tiba di Kota Ramallah, Tepi Barat, dari Penjara Militer Ofer menggunakan tiga bus milik Komite Palang Merah Internasional (ICRC).
Sebanyak 16 tahanan lainnya, didampingi perwakilan Palang Merah, tiba di Rumah Sakit Eropa di Khan Younis, Gaza bagian selatan, disambut meriah oleh ribuan orang. Kanal berita milik negara Mesir, Al Qahera News, melaporkan bahwa dua bus yang membawa 70 tahanan Palestina yang dibebaskan telah tiba di Mesir sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata.
Kantor Media Tahanan menyatakan pada Sabtu pagi bahwa tahanan yang dibebaskan meliputi 121 orang yang menjalani hukuman penjara seumur hidup dan 79 tahanan dengan waktu hukuman yang lama. Disebutkan pula bahwa 70 tahanan dengan hukuman seumur hidup akan dipindahkan ke luar wilayah Palestina.
Di bawah fase pertama gencatan senjata Gaza, Israel kini akan menarik pasukannya dari Koridor Netzarim, yang memisahkan Gaza utara dan selatan, sehingga memungkinkan warga Palestina yang mengungsi untuk kembali ke wilayah utara.
Fase pertama perjanjian yang berlangsung selama enam pekan itu mulai berlaku pada 19 Januari, menghentikan perang genosida Israel yang telah menewaskan lebih dari 47.000 warga Palestina, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, serta melukai lebih dari 111.000 orang sejak 7 Oktober 2023.
Pada hari pertama perjanjian, Israel membebaskan 90 tahanan Palestina sebagai imbalan atas tiga warga Israel yang dibebaskan oleh Hamas. Kesepakatan tiga fase ini mencakup pertukaran tahanan dan upaya menjaga ketenangan, dengan tujuan mencapai gencatan senjata permanen dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.
Serangan Israel telah meninggalkan lebih dari 11.000 orang hilang, kehancuran besar-besaran, dan krisis kemanusiaan yang menewaskan sejumlah besar orang tua, wanita, dan anak-anak.
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November lalu untuk pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan mantan otoritas pertahanan, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perang yang dilancarkannya di wilayah tersebut.
IDXChannel – Militan Hamas membebaskan empat tentara wanita Israel yang diculik dalam serangan yang memicu perang di Gaza. Mereka kembali ke Israel pada Sabtu (25/1/2025) setelah militan Hamas mengarak mereka di hadapan ribuan orang di Kota Gaza dan menyerahkan mereka kepada Palang Merah.
Empat sandera yang dibebaskan yaitu Karina Ariev (20), Daniella Gilboa (20), Naama Levy (20), dan Liri Albag (19). Mereka dibawa dari pangkalan Nahal Oz dekat perbatasan dengan Gaza ketika militan Palestina menyerbunya, menewaskan lebih dari 60 tentara.
Keempat warga Israel itu tersenyum saat dibebaskan dan melambaikan tangan serta mengacungkan jempol dari panggung di Palestine Square, dengan militan bersenjata dan bertopeng di kedua sisi saat Hamas berusaha menunjukkan pihaknya tetap memegang kendali di Gaza setelah 15 bulan perang.
Saat tiba di wilayah Israel, keempatnya menjerit sambil bergegas memeluk orang-orang yang mereka sayangi. Ribuan orang menari dan merayakan saat para tentara tiba dengan helikopter di dekat rumah sakit Tel Aviv, yang menyatakan mereka dalam kondisi stabil.
“Saya merinding menyaksikan mereka. Saya hanya ingin perang berakhir,” kata Aviv Bercovich di Hostages Square, Tel Aviv, seperti dilansir dari AP, Minggu (26/1/2025).
Ribuan warga Israel berkumpul di sana lagi Sabtu (25/1/2025) malam untuk menyerukan agar semua sandera dibebaskan, di tengah kekhawatiran perang akan berlanjut.
Seorang prajurit wanita kelima di unit tersebut, Agam Berger (20 tahun), juga diculik dan belum dibebaskan hingga saat ini.
Di sisi lain, Dinas Penjara Israel mengatakan telah membebaskan 200 warga Palestina, termasuk 121 orang yang menjalani hukuman seumur hidup setelah dinyatakan bersalah atas serangan mematikan terhadap warga Israel, sementara yang lainnya ditahan tanpa dakwaan.
Ribuan warga Palestina di kota Ramallah, Tepi Barat yang diduduki Israel, merayakan kedatangan para tahanan. Mereka berwajah pucat dan mengenakan pakaian penjara berwarna abu-abu, beberapa mengenakan ikat kepala Hamas yang diberikan oleh kerumunan dan digendong di bahu para pendukungnya.
Meski begitu, Israel tidak akan mengizinkan warga Palestina yang mengungsi untuk kembali ke Gaza utara. Sebab, sandera sipil Arbel Yehoud tidak dibebaskan seperti yang diharapkan.
Israel Minta Arbel Yehoud Dibebaskan
Para mediator pun terus membahas pembebasan Arbel Yehoud, sementara ratusan warga Palestina berkumpul di dekat koridor Netzarim timur-barat yang memisahkan Gaza.
Pasukan Israel menembak dan membunuh seorang pria Palestina di dekat koridor Netzarim, kata pejabat medis Palestina. Militer Israel mengatakan pihaknya melepaskan tembakan peringatan sebagai respons terhadap “berkumpulnya puluhan tersangka.” Dia mengatakan, dia tidak mengetahui ada orang yang terluka.
Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel tidak akan mengizinkan warga Palestina memasuki Gaza utara sampai Yehoud, yang diambil alih dari kibbutz Hamas pada 7 Oktober 2023 dibebaskan.
Akibat hal itu, Hamas menilai Israel bertanggung jawab atas penundaan dalam penerapan perjanjian gencatan senjata.
Seorang pejabat senior Hamas mengatakan kelompoknya memberi tahu para mediator bahwa Yehoud akan dibebaskan minggu depan. Seorang pejabat Mesir yang terlibat dalam negosiasi menyebut masalah ini sebagai masalah kecil yang sedang diselesaikan oleh para mediator.
Juru bicara juga mengatakan Dewan Keamanan Nasional AS terus mendesak pembebasan Yehoud.
Adapun, gencatan senjata dimulai akhir pekan lalu dengan pembebasan tiga sandera dan 90 tahanan. Tujuannya untuk mengakhiri perang paling mematikan dan paling merusak yang pernah terjadi antara Israel dan Hamas. Kesepakatan ini memungkinkan lonjakan bantuan ke Gaza yang kecil dan hancur.
Puasa 27 Rajab adalah salah satu ibadah dan amalan yang dapat dilakukan saat bulan Rajab. Puasa 27 Rajab bertepatan dengan peringatan Isra Mi'raj, yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan menuju Sidratul Muntaha.
Dikatakan dalam sebuah hadits yang dikutip dari buku Rahasia dan Keutamaan Waktu untuk Ibadah karya Imam Al-Ghazali, malam tanggal 27 bulan Rajab yaitu malam Isra Mi'raj, perjalanan ke langit. Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
Artinya: "Barang siapa yang berpuasa pada hari ketujuh dan dua puluh bulan Rajab, maka Allah akan mencatat puasanya selama enam puluh bulan. Dan, itu adalah hari di mana Jibril turun kepada Muhammad dengan risalah."
Kata Imam al-Ghazali, barang siapa di antara kaum muslim mengerjakan sholat dua belas rakaat pada malam ini di mana setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan satu surat Al-Qur'an, membaca tasyahud setiap dua rakaat lalu salam dan selesai sholat membaca shalawat kepada Nabi SAW 100 kali, membaca istighfar 100 kali, berdoa untuk dirinya dengan apa yang diinginkannya dalam urusan dunia dan akhirat kemudian pagi harinya berpuasa, maka sesungguhnya Allah Ta'ala akan mengabulkan semua doanya.
Jadwal Puasa 27 Rajab 1446 H
Merujuk dari kalender Hijriyah Kemenag RI, bulan Rajab 1446 H jatuh bertepatan dengan awal tahun 2025, yaitu 1 Januari. Sehingga 27 Rajab jatuh pada Senin, 27 Januari 2025.
Jika telah mengetahui jadwal pelaksanaan puasa 27 Rajab, diharapkan umat Islam dapat mempersiapkan dirinya untuk menjemput keutamaan beribadah pada tanggal tersebut.
Hukum Puasa 27 Rajab
Menurut kitab Majmu' Syarah al-Muhadzab, Jilid VI karya Imam Nawawi, dalam Mazhab Syafi'i, di antara puasa sunnah yang dikerjakan dan mendapatkan pahala yang besar adalah puasa di bulan-bulan haram, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
(فرع) أفضل الشهور للصوم بعد رمضان: الاشهر الحرم. وأفضلها المحرم، ثم رجب، ثم الحجة، ثم القعدة، ثم شهر شعبان
Artinya: "(Cabang) Bulan-bulan terbaik untuk berpuasa setelah Ramadhan adalah bulan-bulan haram. Bulan haram terbaik adalah Muharam, kemudian Rajab, kemudian Dzulhijjah, kemudian Dzulqa'dah, kemudian bulan Sya'ban."
Menurut Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitab Tabyinul 'Ajab Bima Warada fi Fadli Rajab, seperti dilansir NU Online, hadits yang menyebut keutamaan bulan Rajab yang diriwayatkan Abu Hurairah (seperti dipaparkan sebelumnya) sanadnya lemah atau dhaif. Sebab, ada perawi bernama Muhammad bin Ja'far al-Madani, yang dinilai sebagai perawi lemah oleh para ulama hadits.
Meski demikian, Imam an-Nawawi dalam kitab al-Adzkar mengatakan tetap boleh mengamalkan hadits dhaif dalam rangka keutamaan amalan (fadhailul a'mal) selama hadits tersebut tidak palsu.
Dengan demikian, hukum puasa 27 Rajab yang bertepatan dengan Isra Mi'raj hukumnya adalah sah dan diperbolehkan. Sebagian ulama juga menyebut puasa pada tanggal tersebut sama seperti puasa di hari lain bulan Rajab.
Niat Puasa 27 Rajab
Umat Islam bisa mengawali puasa 27 Rajab dengan berniat. Merujuk buku Kedahsyatan Berpuasa karya M. Syukron Maksum, niat puasa 27 Rajab sama saja dengan niat puasa Rajab lainnya. Berikut bacaannya:
Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta'âlâ."
Keutamaan Puasa Rajab
Bagi muslim yang berpuasa di bulan haram seperti bulan Rajab, banyak keutamaan yang akan diperolehnya. Mengutip buku Doa Amalan di Bulan Rajab, Sya'ban & Ramadhan susunan Tim Zahra, berikut beberapa keutamaan puasa Rajab.
1. Menutup Pintu Neraka
Dengan mengamalkan puasa Rajab selama tujuh hari, seorang muslim dapat menutup tujuh pintu neraka. Dari Ibnu Abbas RA, Nabi Muhammad SAW bersabda,
"Barang siapa berpuasa sehari pada bulan Rajab, maka dia seperti berpuasa sebulan. Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab selama tujuh hari, maka tujuh pintu neraka ditutup untuknya. Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sebanyak delapan hari, maka delapan pintu surga dibuka untuknya. Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sebanyak sepuluh hari, maka keburukannya diganti kebaikan." (HR Baihaqi)
2. Seperti Puasa Sebulan Penuh
Seorang muslim yang mengamalkan puasa Rajab diibaratkan seperti berpuasa sebulan penuh. Sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yang berbunyi berikut,
"Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan." (HR At Thabrani)
3. Masuk Surga
Keutamaan puasa Rajab lainnya adalah akan dimasukkan ke dalam surga. Dalam sebuah hadits disebutkan terkait ganjaran surga ini,
"Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis dari madu. Barangsiapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikaruniai minum dari sungai tersebut." (HR Baihaqi)
Kelompok perjuangan Palestina, Hamas, pada Sabtu (25/1) mengumumkan delegasi senior, dipimpin oleh Ketua Dewan Syura, akan bertolak menuju Kairo, Mesir, untuk ... [425] url asal
Gaza City, Palestina (ANTARA) - Kelompok perjuangan Palestina, Hamas, pada Sabtu (25/1) mengumumkan delegasi senior, dipimpin oleh Ketua Dewan Syura, akan bertolak menuju Kairo, Mesir, untuk melakukan kunjungan resmi.
"Delegasi senior yang dipimpin oleh Mohammed Darwish akan bertemu pejabat Mesir dalam kunjungan tersebut," kata juru bicara Hamas, Hazem Qassem.
Delegasi tersebut juga akan menerima tahanan yang diasingkan dan diperkirakan tiba sebagai bagian dari fase kedua proses pertukaran tawanan, tambah Qassem.
Sebanyak 200 tahanan Palestina akan dibebaskan pada Sabtu dalam fase kedua perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel.
Rekaman televisi menunjukkan 114 tahanan tiba di Kota Ramallah, Tepi Barat, dari Penjara Militer Ofer menggunakan tiga bus milik Komite Palang Merah Internasional (ICRC).
Sebanyak 16 tahanan lainnya, didampingi perwakilan Palang Merah, tiba di Rumah Sakit Eropa di Khan Younis, Gaza bagian selatan, disambut meriah oleh ribuan orang.
Kanal berita milik negara Mesir, Al Qahera News, melaporkan bahwa dua bus yang membawa 70 tahanan Palestina yang dibebaskan telah tiba di Mesir sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata.
Kantor Media Tahanan menyatakan pada Sabtu pagi bahwa tahanan yang dibebaskan meliputi 121 orang yang menjalani hukuman penjara seumur hidup dan 79 tahanan dengan waktu hukuman yang lama.
Disebutkan pula bahwa 70 tahanan dengan hukuman seumur hidup akan dipindahkan ke luar wilayah Palestina.
Di bawah fase pertama gencatan senjata Gaza, Israel kini akan menarik pasukannya dari Koridor Netzarim, yang memisahkan Gaza utara dan selatan, sehingga memungkinkan warga Palestina yang mengungsi untuk kembali ke wilayah utara.
Fase pertama perjanjian yang berlangsung selama enam pekan itu mulai berlaku pada 19 Januari, menghentikan perang genosida Israel yang telah menewaskan lebih dari 47.000 warga Palestina, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, serta melukai lebih dari 111.000 orang sejak 7 Oktober 2023.
Pada hari pertama perjanjian, Israel membebaskan 90 tahanan Palestina sebagai imbalan atas tiga warga Israel yang dibebaskan oleh Hamas.
Kesepakatan tiga fase ini mencakup pertukaran tahanan dan upaya menjaga ketenangan, dengan tujuan mencapai gencatan senjata permanen dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.
Serangan Israel telah meninggalkan lebih dari 11.000 orang hilang, kehancuran besar-besaran, dan krisis kemanusiaan yang menewaskan sejumlah besar orang tua, wanita, dan anak-anak.
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November lalu untuk pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan mantan otoritas pertahanan, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perang yang dilancarkannya di wilayah tersebut.
GAZA, iNewsBelu.id - Israel, Sabtu (25/1/2025), membebaskan 200 tahanan Palestina sesuai perjanjian gencatan senjata dengan Hamas. Ini merupakan pertukaran tahanan yang kedua antara Israel dengan Hamas setelah yang pertama pada 19 Januari lalu.
Sebelumnya Hamas membebaskan empat sandera perempuan, yakni anggota Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Tak heran jika pembebasan mereka disambut sangat meriah oleh warga Palestina di Tepi Barat maupun Jalur Gaza. Orang-orang berkumpul di Kota Ramallah merayakan kepulangan mereka.
Massa mengibarkan bendera Palestina, meneriakkan slogan-slogan, dan mendokumentasikan momen bersejarah itu menggunakan ponsel, bahkan melakukan livestreaming di media sosial.
Sementara itu para tahanan masih mengenakan pakaian napi berwarna abu-abu. Mereka tersenyum sambil melambaikan tangan kepada banyak orang saat turun dari bus.
Seorang tahanan, Mohammed Al Tous, sudah mendekam di penjara Israel selama hampir 40 tahun atau ditangkap sejak 1985.
Al Tous merupakan anggota faksi perlawanan Fatah, saat ini bagian dari Pemerintah Otoritas Palestina. Dia ditangkap saat berperang melawan Israel di sepanjang perbatasan Yordania.
Namun sesuai perjanjian Al Tous tak bisa tinggal lagi di Tepi Barat. Dia adalah satu dari sekitar 70 tahanan yang akan dideportasi ke Mesir.
Tahanan lain yang dibebaskan adalah satu keluarga, terdiri atas lima orang, yang tinggal di kamp Am'ari, dekat Ramallah.
Tiga dari mereka dibebaskan hari ini, namun mereka juga menghadapi deportasi.
Sementara itu 16 di antaranya merupakan warga Gaza. Mereka dibebaskan dan masuk Gaza melalui perbatasan Kareem Abu Salem atau Israel menyebutnya Kerem Shalom. Setelah tiba, mereka tak langsung pulang namun dibawa ke Rumah Sakit Eropa di Khan Younis untuk menjalani pemeriksaan medis.
PT Telkom Indonesia merespons dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU yang sedang diselidiki KPK. Simak pernyataan resmi mereka! Halaman all [431] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menyatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum terkait dugaan kasus korupsi proyek digitalisasi SPBU yang sedang diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Adapun kasus ini mengacu pada proyek digitalisasi SPBU 2018-2023 yang pengadaannya dikerjakan oleh Telkom untuk PT Pertamina (Persero).
"Telkom taat, patuh kepada hukum. Kemudian kami menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum," ujar VP Corporate Communication Telkom, Andri Herawan saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, dikutip Sabtu (25/1/2025).
Menurut dia, Telkom juga mendukung penuh upaya Kementerian BUMN dalam melakukan 'bersih-bersih' pada perusahaan pelat merah.
Adapun proyek digitalisasi SPBU yang dimaksud dalam kasus ini adalah terkait pengadaan MyPertamina.
"Iya itu, yang memang sekarang ini, tapi itu semua kami serahkan ke penegak hukum," kata Andri.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, mengatakan bahwa dugaan korupsi digitalisasi SPBU Pertamina tahun 2018-2023 ini sedang bergulir di tahap penyidikan.
KPK sudah menetapkan tersangka dalam korupsi digitalisasi SPBU PT Pertamina.
Namun, ia tidak mengungkapkan identitas tersangka tersebut. "Sudah ada tersangkanya," ujar Tessa dalam keterangannya, Selasa (21/1/2025).
Dugaan korupsi ini muncul pertama kali dalam jadwal pemeriksaan sejumlah saksi di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Senin (20/1/2025).
Sejumlah saksi yang dipanggil di antaranya adalah Agustinus Yanuar Mahendratama selaku Koordinator Pengawasan BBM di BPH Migas; Aily Sutejda selaku Head of Outbound Purchasing PT SCC; Anton Trienda selaku karyawan BUMN atau VP Corporate Holding and Portfolio IA PT Pertamina (Persero).
Kemudian, Antonius Haryo Dewanto selaku mantan VP Sales Enterprise PT Packet Systems; Charles Setiawan selaku Komisaris PT Ladang Usaha Jaya Bersama; Aribawa selaku VP Sales Support PT Pertamina Patra Niaga; Asrul Sani selaku eks Direktur PT Dabir Delisha Indonesia; Benny Antoro selaku mantan Direktur Sales & Marketing PT PINS Indonesia; dan Bobby Rasyidin selaku Direktur PT LEN Industri.
"Saksi didalami terkait dengan beberapa pengadaan proyek di PT Telkom untuk digunakan di Pertamina," kata Tessa.
GAZA, KOMPAS.com - Otoritas Israel pada Sabtu (25/1/2025) membebaskan 200 tahanan, terdiri dari 199 asal Palestina dan satu dari Yordania, sebagai imbalan pembebasan empat tentara wanita Israel.
Keempat tentara wanita tersebut ditahan Hamas sejak perang di Gaza pecah pada Oktober 2023, sedangkan 200 tahanan yang dibebaskan Israel ditawan sejak beragam waktu.
Kelompok advokasi Palestinian Prisoners Club mengatakan, 121 tahanan di antaranya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Menurut Dinas Penjara Israel, mereka dihukum karena melakukan atau merencanakan serangan terhadap warga Israel.
Mayoritas dari mereka didakwa dan dijatuhi hukuman atas tindakan saat Intifada Kedua, pemberontakan Palestina yang berlangsung pada 2000-2005, menurut keterangan Palestinian Prisoners Club, dikutip dari kantor berita AFP.
Dari para tahanan yang menjalani hukuman seumur hidup itu, 70 di antaranya dibawa ke Mesir, lalu diberangkatkan ke Aljazair, Tunisia, atau Turkiye.
Salah satu tahanan yang dibebaskan adalah Mohammed Al Tous, yang dipenjara sejak 7 Oktober 1985, menurut data dari Dinas Penjara Israel.
Tous (69) adalah anggota gerakan Fatah pimpinan pPresiden Palestina Mahmud Abbas.
Ia dihukum karena memiliki senjata, menjadi anggota organisasi tak dikenal, perampokan bersenjata, dan melakukan kegiatan atas nama organisasi ilegal, menurut catatan penjara.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD buka suara menanggapi polemik pagar laut di Kabupaten Tangerang, Banten. Mantan Menteri... | Halaman Lengkap [208] url asal
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD buka suara menanggapi polemik pagar laut di Kabupaten Tangerang, Banten. Dia menganggap aneh pagar laut sepanjang 30 kilometer itu belum ditetapkan sebagai kasus pidana.
?Kasus pemagaran laut, seharusnya segera dinyatakan sbg kasus pidana, bkn hny ramai2 membongkar pagar. Segerakah lidik (penyelidikan, red) dan sidik (penyidikan, red),? kata Mahfud MD di akun X dikutip Minggu (26/1/2025).
Sebab, kata dia, ada penyerobotan alam, pembuatan sertifikat ilegal, serta dugaan kolusi-korupsi dalam kasus pagar laut tersebut. ?Tetapi kok tdk ada aparat penegak hukum pidana yg bersikap tegas?? tuturnya.
Dia menilai langkah yang diambil pemerintah atas kasus pagar laut Tangerang baru bersifat hukum administrasi dan teknis. Padahal, menurut dia, tindak pidananya jelas, yakni merampas ruang publik dengan sertifikat ilegal.
?Pasti ilegal melalui kolusi-korupsi. Aneh, blm ada penetapan lidik dan sidik sbg kasus pidana,? pungkasnya.
Hal itu dikatakan Mahfud mengomentari cuitan Mantan Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Syamsuddin Haris. ?Jika para pejabat negara tersandera utang budi kpd oligarki yg menguasai ekonomi, kapan negeri ini bisa maju? Krn itu saatnya Presiden @prabowo unjuk keberanian & ketegasan dgn tdk mberi toleransi kpd mereka bila mlanggar hukum. Negara harus selalu hadir utk rakyat & bangsa kita,? katanya di akun X @sy_haris.