8 Ketentuan Pertukaran Tahanan dalam Perjanjian Gencatan Senjata Israel-Hamas - Kompas.com

8 Ketentuan Pertukaran Tahanan dalam Perjanjian Gencatan Senjata Israel-Hamas - Kompas.com

Salah satu kesepakatan dalam perjanjian gencatan senjata Israel-Hamas adalah pertukaran tahanan dan narapidana. Berikut syarat dan ketentuannya. Halaman all

(Kompas.com) 17/01/25 09:15 53398

KOMPAS.com - Gencatan senjata Israel dan Hamas di Gaza mulai disepakati dan mulai berlaku pada Minggu (19/1/2025) mendatang.

Pada tahap pertama, salah satu kesepakatan dalam perjanjian gencatan senjata Israel-Hamas adalah pertukaran tahanan dan narapidana.

Dilansir dari Kompas.com (16/1/2025), selama tahap pertama, Hamas membebaskan 33 tahanan Israel (hidup atau mati) sebagai imbalan atas jumlah tahanan di penjara dan pusat penahanan Israel.

Itu termasuk wanita (sipil dan tentara), anak-anak (di bawah 19 tahun, selain tentara), orang tua (di atas 50 tahun), dan warga sipil yang sakit dan terluka.

Pembebasan tahanan dilakukan sesuai dengan kesepakatan bahwa Hamas membebaskan semua tahanan Israel lanjut usia (berusia di atas 50 tahun), orang sakit, dan warga sipil yang terluka.

Sebagai balasannya, Israel membebaskan 30 tahanan lanjut usia (berusia di atas 50 tahun) dan sakit untuk setiap tahanan Israel, berdasarkan daftar yang diberikan oleh Hamas, berdasarkan penangkapan terjauh pada masa itu.

Hamas juga perlu membebaskan semua tentara wanita Israel yang masih hidup. Sebagai balasannya, Israel membebaskan 50 tahanan dari penjaranya untuk setiap tentara wanita Israel yang dibebaskan (30 hukuman seumur hidup, 20 hukuman yang bervariasi), berdasarkan daftar yang diberikan oleh Hamas.

Ketentuan pertukaran tahanan Israel dan Hamas

Wikimedia/Hadi Mohammad Potret pasukan militer Hamas, Brigade Al Qassam pada 2013 - Gencatan senjata Israel dan Hamas di Gaza.

Dikutip dari Arab Center Washington DC, penjadwalan pertukaran tahanan dan narapidana pada tahap pertama:

  1. Hamas membebaskan tiga tahanan Israel pada hari ketiga perjanjian, lalu tiga tahanan lagi setiap tujuh hari, dimulai dengan wanita jika memungkinkan (warga sipil dan tentara wanita). Pada minggu keenam, Hamas membebaskan semua tahanan sipil yang tersisa yang termasuk dalam fase ini. Sebagai imbalannya, Israel membebaskan sejumlah tahanan Palestina yang disepakati di penjara Israel, menurut daftar yang akan diserahkan Hamas.
  2. Pada hari ketujuh (jika memungkinkan), Hamas akan memberikan informasi tentang jumlah tahanan Israel yang akan dibebaskan pada tahap ini.
  3. Pada hari ke-22 , pihak Israel membebaskan semua tawanan perjanjian Shalit yang ditangkap kembali.
  4. Jika jumlah tahanan Israel yang masih hidup yang akan dibebaskan kurang dari 33 orang, jumlah jenazah dari kategori yang sama akan dirampungkan untuk tahap ini. Sebagai gantinya, Israel akan membebaskan semua wanita dan anak-anak yang ditangkap dari Jalur Gaza setelah 7 Oktober 2023 (di bawah usia 19 tahun). Ini harus dilakukan pada minggu kelima tahap ini.
  5. Proses pertukaran terkait dengan sejauh mana komitmen terhadap ketentuan perjanjian, termasuk penghentian operasi militer bersama, penarikan pasukan Israel, pemulangan warga terlantar, dan masuknya bantuan kemanusiaan.
  6. Menyelesaikan prosedur hukum yang diperlukan untuk memastikan bahwa tahanan Palestina yang dibebaskan tidak ditangkap kembali atas dasar tuduhan yang sama dengan tuduhan yang digunakan sebelumnya.
  7. Mencabut tindakan dan hukuman yang diambil terhadap tahanan dan narapidana di penjara dan kamp penahanan Israel setelah 7 Oktober 2023, dan memperbaiki kondisi mereka, termasuk mereka yang ditangkap setelah tanggal tersebut.
  8. Selambat-lambatnya pada hari ke-16 tahap pertama, akan dimulai pembicaraan tidak langsung antara kedua belah pihak untuk menyetujui rincian tahap kedua perjanjian ini mengenai syarat-syarat pertukaran tawanan dan tahanan dari kedua belah pihak (prajurit dan laki-laki yang tersisa), dengan syarat bahwa syarat-syarat tersebut telah dirampungkan dan disetujui sebelum akhir minggu kelima tahap ini.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan badan-badannya, termasuk UNRWA dan organisasi internasional lainnya, menyediakan layanan kemanusiaan di semua wilayah Jalur Gaza, dan ini berlanjut di semua tahap perjanjian.

Dimulai dari hari pertama fase ini, sejumlah yang disepakati (tidak kurang dari 50) personel militer yang terluka akan diizinkan melakukan perjalanan melalui penyeberangan Rafah untuk menerima perawatan medis.

Pembatasan terhadap wisatawan akan dicabut, dan pergerakan barang dan perdagangan akan kembali tanpa pembatasan.

Jika semua syarat terpenuhi pada tahap pertama, maka perjanjian gencatan senjata berlanjut ke tahap kedua lalu ketiga.

#perang-gaza #israel-dan-hamas #gencatan-senjata-israel-dan-hamas #konflik-israel-dan-hamas #gencatan-senjata-israel-hamas-di-gaza

https://www.kompas.com/tren/read/2025/01/17/091500265/8-ketentuan-pertukaran-tahanan-dalam-perjanjian-gencatan-senjata-israel