Junta Myanmar Umumkan Pembebasan 5.864 Tahanan lewat Amnesti

Junta Myanmar Umumkan Pembebasan 5.864 Tahanan lewat Amnesti

Junta militer Myanmar mengumumkan pembebasan ribuan tahanan sebagai bagian dari amnesti hari kemerdekaan. Halaman all

(Kompas.com) 05/01/25 17:00 43946

NAYPYITAW, KOMPAS.com - Pemerintah militer Myanmar mengumumkan rencana untuk membebaskan 5.864 tahanan, termasuk 180 warga asing.

Ini dilakukan sebuah amnesti yang menandai hari kemerdekaan negara tersebut. Pengumuman ini disampaikan oleh media negara pada Sabtu (4/1/2025).

Sejak kudeta yang terjadi pada 1 Februari 2021, Myanmar telah dilanda kekacauan.

Militer menggulingkan pemerintahan sipil yang terpilih dan secara brutal menekan protes pro-demokrasi, yang memicu pemberontakan bersenjata di seluruh negeri.

Junta militer mengklaim akan mengadakan pemilihan umum tahun ini, namun rencana tersebut telah dikecam secara luas oleh kelompok oposisi sebagai sebuah tipuan.

Di antara mereka yang masih dipenjara oleh junta adalah mantan pemimpin negara, Aung San Suu Kyi, yang merupakan peraih Nobel.

Wanita berusia 79 tahun ini sedang menjalani hukuman 27 tahun terkait 14 tuduhan kriminal, mulai dari provokasi hingga penipuan pemilu dan korupsi.

Menurut pengacara, Suu Kyi membantah semua tuduhan tersebut.

Amnesti ini diharapkan dapat memberikan sedikit harapan bagi keluarga para tahanan, meskipun banyak yang skeptis terhadap niat junta dan masa depan demokrasi di Myanmar.

#junta-myanmar #amnesti

https://www.kompas.com/global/read/2025/01/05/170000870/junta-myanmar-umumkan-pembebasan-5.864-tahanan-lewat-amnesti