Menteri Imipas: 50 Napi Kabur dari Lapas Kutacane, 12 Orang Sudah Ditangkap
Menteri Imipas Agus Andrianto mengatakan, 50 narapidana kabur dari Lapas Kutacane. Halaman all
(Kompas.com) 11/03/25 14:00 94725
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menteri Imipas) Agus Andrianto mengatakan, 50 narapidana kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kutacane, Aceh Tenggara, pada Senin (10/3/2025).
Sebanyak 12 narapidana sudah ditangkap, dan 32 orang lainnya masih dalam pengejaran.
"Kalau enggak salah 50 (napi kabur), 12 sudah ditangkap di Polres. Kemudian masih sekitar 32. Mudah-mudahan segera bisa ditangkap," kata Agus di Gedung Kementerian Imipas, Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Agus mengatakan, salah satu penyebab insiden kaburnya sejumlah narapidana di Lapas Kutacane tersebut adalah kelebihan kapasitas atau overcapacity.
Ia mengatakan, Lapas Kutacane memiliki kapasitas untuk 100 orang.
Namun, saat ini, diisi sebanyak lebih dari 368 orang.
"Kapasitasnya sebenarnya cuma 100, sekarang ada 368. Tentunya ini memang masalah klasik ya," ujarnya.
Agus juga mengatakan, masalah kelayakan makanan juga menjadi salah satu penyebab insiden.
Ia mengatakan, adanya permintaan jatah makan yang sama dengan standar Rutan KPK.
Meski demikian, Agus mengatakan, diperlukan pengecekan langsung untuk mengetahui masalah dalam Lapas Kutacane tersebut.
"Sementara berkembang kan karena makan nih, minta jatah makannya sama dengan yang dari (Rutan) KPK. Memang kan ada beberapa klasifikasi di sini, ada yang Rp18.000 per hari, ada yang Rp20.000, ada yang Rp22.000," tuturnya.
"Ya kalau minta seperti itu bukan kapasitas saya lah ya. Tapi yang pasti kita akan lakukan pengecekan, apa yang menjadi motif sebenarnya daripada kejadian kemarin," sambungnya.
Lebih lanjut, Agus mengimbau puluhan narapidana yang kabur untuk segera menyerahkan diri.
"Saya mengimbau dan mudah-mudahan teman-teman dari kepolisian juga akan mengimbau sebaiknya menyerahkan diri daripada mereka," ucap dia.
Sebelumnya, sejumlah narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, kabur pada Senin (10/3/2025) sore.
Dari video yang beredar, disebutkan bahwa puluhan napi melarikan diri dari lapas tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Provinsi Aceh, Yan Rusmanto, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan jumlah narapidana yang kabur.
"Saya belum bisa memastikan berapa orang yang melarikan diri. Saat ini, petugas di lapas sedang menggelar apel untuk menghitung jumlah warga binaan. Nanti, detailnya akan kami informasikan, begitu juga penyebabnya," ujar Yan Rusmanto, dikutip dari Antara.
Saat ini, Yan Rusmanto sedang dalam perjalanan menuju Kutacane melalui jalur darat, yang diperkirakan memakan waktu sekitar 16 jam.
Menurut informasi yang dihimpun, para napi melarikan diri menjelang waktu berbuka puasa.
Beberapa napi kabur melalui pintu utama, sementara yang lain meloloskan diri dengan memanjat atap lapas.
Peristiwa ini sempat membuat panik warga yang berada di sekitar lapas.
Sejumlah warga bahkan merekam momen para narapidana melompat dari pintu gerbang utama menggunakan ponsel mereka.
Pihak berwenang saat ini masih melakukan pencarian dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
#lapas-kutacane #napi-kabur-dari-lapas-kutacane #narapidana-kabur-lapas-kutacane