Ditjen Pas Masih Kejar Napi yang Kabur dari Lapas Kutacane
Ditjen Pas gandeng TNI dan Polri untuk menangani situasi di Lapas Kutacane setelah sejumlah napi kabur pada Senin kemarin Halaman all
(Kompas.com) 11/03/25 13:46 94614
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan masih mengejar sejumlah narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kutacane, Aceh Tenggara, pada Senin (10/3/2025).
Kepala Subdirektorat Kerja Sama Ditjen PAS, Rika Aprianti, mengatakan pihaknya juga melakukan analisis terhadap narapidana yang kabur.
"Warga Binaan Pemasyarakatan yang melarikan diri masih dilakukan analisis nilai pastinya sambil terus dilakukan pengejaran narapidana yang masih melarikan diri," kata Rika dalam keterangan tertulis, Selasa (11/3/2025).
Rika mengatakan pihak lapas tengah menangani dan mengendalikan situasi di lapas bekerja sama dengan kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah.
Ia juga menyampaikan bahwa pada Senin malam, tepatnya pukul 21.00 WIB, kondisi sudah mulai kondusif dan Kalapas sudah masuk blok untuk berdialog dan berinteraksi langsung dengan warga binaan pemasyarakatan.
"Pelayanan makan kepada warga binaan dilaksanakan sesuai ketentuan, dan penjagaan lapas saat ini dibantu oleh kepolisian dan TNI," ujar dia.
Rika juga mengatakan bahwa saat ini Direktur Jenderal Pemasyarakatan sedang menuju Lapas Kutacane bersama jajaran terkait.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah narapidana di Lapas Kelas IIB Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, kabur pada Senin sore.
Berdasarkan video yang beredar, disebutkan bahwa puluhan napi melarikan diri dari lapas tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Provinsi Aceh, Yan Rusmanto, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan jumlah narapidana yang kabur.
"Saya belum bisa memastikan berapa orang yang melarikan diri. Saat ini, petugas di lapas sedang menggelar apel untuk menghitung jumlah warga binaan. Nanti, detailnya akan kami informasikan, begitu juga penyebabnya," ujar Yan Rusmanto, dikutip dari Antara.
Saat ini, Yan Rusmanto sedang dalam perjalanan menuju Kutacane melalui jalur darat, yang diperkirakan memakan waktu sekitar 16 jam.
Menurut informasi yang dihimpun, para napi melarikan diri menjelang waktu berbuka puasa.
Beberapa napi kabur melalui pintu utama, sementara yang lain meloloskan diri dengan memanjat atap lapas.
Peristiwa ini sempat membuat panik warga yang berada di sekitar lapas.
Sejumlah warga bahkan merekam momen para narapidana melompat dari pintu gerbang utama menggunakan ponsel mereka.
Pihak berwenang saat ini masih melakukan pencarian dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
#narapidana-kabur #lapas-kutacane #napi-lapas-kutacane-kabur #napi-lapas-kutacane