AS Dukung Keputusan Israel untuk Tunda Pembebasan Tahanan Palestina
Pemerintah AS lewat perwakilan kantor kepresidenan mendukung keputusan Israel untuk menunda pembebasan 600 tahanan Palestina. - Halaman all
(InvestorID) 25/02/25 07:59 84317
WASHINGTON,investor.id – Pemerintah Amerika Serikat (AS) lewat perwakilan kantor kepresidenan mengatakan pihaknya mendukung keputusan Israel untuk menunda pembebasan 600 tahanan Palestina. Menurut pengumuman yang dikutip Reuters pada Senin (25/2/2025), hal ini dilakukan dengan alasan "perlakuan biadab" terhadap sandera Israel oleh Hamas.
Menunda pembebasan tahanan adalah "tanggapan yang tepat" terhadap perlakuan kelompok militan Palestina terhadap para sandera, kata pernyataan dari juru bicara Dewan Keamanan Nasional Brian Hughes.
Presiden AS Donald Trump siap mendukung Israel dalam tindakan apa pun yang dipilihnya terkait Hamas, demikian bunyi pernyataan tersebut.
Pada Sabtu (22/2/2025), Hamas menyerahkan tiga sandera Israel ke Palang Merah dalam pertukaran terakhir. Ketiga sandera Israel tersebut adalah Omer Wenkert, Omer Shem Tov, dan Eliya Cohen. Mereka dibawa keluar oleh Hamas dan diarak di atas panggung di kota Nuseirat.
Ketiganya melambaikan tangan dan memegang sertifikat pembebasan sebelum diserahkan kepada petugas dari Palang Merah.
Konvoi Palang Merah membawa dan membawa sandera dari upacara tersebut. Para sandera yang dibebaskan kini berada dalam tahanan pasukan Israel.
Menurut IDF, sandera yang dibebaskan Omer Shem Tov, Eliya Cohen, dan Omer Wenkert telah menghabiskan 505 hari di tahanan Hamas dan telah menyeberangi perbatasan ke Israel.
Para sandera yang dibebaskan telah tiba di fasilitas IDF untuk pemeriksaan fisik dan mental.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #hamas #israel #as #tahanan-palestina #palestina #pembebasan-tahanan-palestina #berita-ekonomi-terkini