Kering Tempe Mengandung Pil Dobel L Diselundupkan ke Lapas Blitar

Kering Tempe Mengandung Pil Dobel L Diselundupkan ke Lapas Blitar

Lapas Blitar gagalkan penyelundupan narkoba pil dobel L dalam kering tempe oleh istri napi. Halaman all

(Kompas.com) 07/02/25 13:18 71070

BLITAR, KOMPAS.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Blitar, Jawa Timur, mengungkap upaya penyelundupannarkobapil dobel L ke dalam lapas.

Obat terlarang tersebut berhasil masuk dan beredar di dalam Lapas Blitar setelah dikemas dalam bentuk "kering tempe", makanan olahan berbahan tempe yang biasa dimakan sebagai lauk nasi.

Kepala Lapas Blitar Romi Novitrion mengatakan bahwa kering tempe yang mengandung pil dobel L itu dibawa masuk ke dalam lapas oleh istri seorang napi.

"Kering tempe itu dibawa masuk oleh istri warga binaan (napi) bernama Suparno. Barang itu diberikan ke Suparno pada saat jam kunjungan," ujar Romi saat dikonfirmasi, Jumat (7/2/2025) pagi.

Menurut Romi, kering tempe itu dikemas dalam bungkusan-bungkusan plastik kecil dalam jumlah yang cukup banyak.

Romi mengatakan bahwa sesuai dengan prosedur standar yang berlaku, petugas memeriksa dengan ketat setiap barang yang hendak diberikan kepada napi pada jam kunjungan.

Untuk makanan, ujarnya, petugas pasti akan memeriksanya tidak hanya secara visual tetapi juga mencicipi makanan tersebut.

Petugas Lapas Blitar, ujarnya, sudah mencicipi kering tempe yang dibawa istri Suparno itu.

Namun, efek dari kandungan pil dobel L baru terasa beberapa jam kemudian.

"Jadi ketika petugas yang mencicipi kering tempe Suparno merasakan efeknya, nge-fly gitu, maka kami langsung kejar barang itu ke dalam," katanya.

Dalam interogasi oleh petugas keamanan Lapas, ujarnya, Suparno mengakui bahwa kering tempe itu mengandung pil dobel L.

Menurut Romi, seseorang yang tinggal di Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar, memberikan pil dobel L yang telah dihaluskan kepada istri Suparno.

Bubuk pil dobel L itu selanjutnya ditaburkan ke kering tempe ketika sedang dalam proses memasak. "Pengakuan Suparno, ada 800 butir pil dobel L dalam kering tempe tersebut," ujarnya.

Romi mengatakan bahwa sedianya Suparno akan menjual kering tempe yang mengandung pil dobel L itu ke sesama penghuni Lapas Blitar dengan harga Rp 40.000 per bungkus.

Masih berdasarkan pengakuan Suparno, kata Romi, kering tempe mengandung pil dobel L sudah pernah berhasil masuk dan beredar di Lapas Blitar sekitar dua bulan lalu.

"Jadi ini penyelundupan kedua tapi berhasil kami gagalkan," katanya.

#penyelundupan #lapas-blitar #pil-dobel-l #narkoba

https://surabaya.kompas.com/read/2025/02/07/131826078/kering-tempe-mengandung-pil-dobel-l-diselundupkan-ke-lapas-blitar