Penolakan Pemuda Pancasila dan Ditundanya Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer di Blora Halaman all
Salah satu penolakan pemberian nama jalan dengan Pramoedya Ananta Toer tersebut datang dari ormas Pemuda Pancasila (PP). Halaman all?page=all
(Kompas.com) 07/02/25 05:04 70787
KOMPAS.com - Pemberian nama jalan Pramoedya Ananta Toer yang berlokasi di jalan baru dari perempatan Kelurahan Beran menuju Pasar Sido Makmur Blora menemui pro kontra di tengah masyarakat.
Salah satu penolakan pemberian nama jalan dengan Pramoedya Ananta Toer tersebut datang dari ormas Pemuda Pancasila (PP).
Hal itu diwujudkan dengan beredarnya surat imbauan dari PP terkait permintaan penundaan pemberian jalan dengan nama Pramoedya Ananta Toer dan pengkajian ulang terkait hal tersebut.
Perlu diketahui, rencana peresmian nama jalan Pramoedya Ananta Toer tersebut masuk dalam rangkaian Festival Blora Seabad Pramoedya Ananta Toer pada Kamis (6/2/2025).
Bupati Blora Arief Rohman pun memberikan penjelasan.
"Hari ini ditunda, ini hanya karena regulasinya kita belum siap, sedang kita siapkan regulasinya. Kita sedang menyusun Perda soal jalan ini," ucapnya di Blorra Creative Space (BCS), Blora, Jawa Tengah, Kamis.
"Kita sudah referensi beberapa daerah lain yang sudah punya Perda, biar nanti puny alegalitas, kita kaji untuk melengkapi regulasinya," imbuh dia.
Arief menegaskan, lokasi penamaan jalan Pramoedya Ananta Toer tidak akan berpindah.
"Lokasinya tetap di jalan baru, dan kita sedang susun perda dengan DPRD biar nanti secara regulasi sudah sempurna," jelas dia.
Selain belum siapnya regulasi, batalnya penamaan jalan Pramoedya Ananta Toer di Blora karena ada surat penolakan dari ormas Pemuda Pancasila Blora beberapa hari sebelum rangkaian festival tersebut digelar.
Alasan penolakan Pemuda Pancasila
KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA Sejumlah sketsa dan lukisan yang menampilkan wajah sastrawan Pramoedya Ananta Toer di Blora Creative Space (BCS), Kelurahan Mlangsen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (6/2/2025)Sementara itu, Ketua Majelis Pimpinan Cabang Ormas Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Blora Menaji menjelaskan alasan pihaknya membuat surat imbauan dan menolak adanya pemberian nama jaan Pramoedya Ananta Toer di Blora tersebut.
"Karena belum dikaji awalnya, itu juga masih persiapan, terus latar belakang informasi yang didapat dari BIN dan BAIS Mabes TNI bahwa itu ada unsur dugaan keterlibatan C komunis," ucap Munaji saat dihubungi Kompas.com, Kamis (6/2/2025).
Munaji meminta agar penamaan jalan baru harus dikaji terlebih dahulu, ataupun diberikan kepada sosok yang berjasa pada bangsa Indonesia.
"Karena biasanya penamaan jalan ini kaitan dengan pahlawan kemerdekaan atau orang yang berjuang," terang dia.
#blora #pemuda-pancasila #festival-blora #jalan-pramoedya-ananta-toer-blora #festival-seabad-pramoedya #peringatan-100-tahun-pramoedya-ananta-toer