Hamas Peringatkan Israel: Penundaan Bantuan Pengaruhi Jadwal Pertukaran Tahanan
Pejabat Hamas memperingatkan Israel bahwa penundaan pengiriman bantuan di Jalur Gaza dapat memengaruhi jadwal pertukaran tahanan. Pejabat Hamas memperingatkan Israel... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 30/01/25 21:30 64161
JALUR GAZA - Pejabat Hamas memperingatkan Israel bahwa penundaan pengiriman bantuan di Jalur Gaza dapat memengaruhi jadwal pertukaran tahanan.?Penundaan dan kegagalan pendudukan Israel mematuhi aspek kemanusiaan dari perjanjian gencatan senjata, dengan tidak mengizinkan masuknya bahan bakar, tenda, karavan, dan peralatan berat, akan memengaruhi pelaksanaan perjanjian,? tegas seorang pejabat Hamas.
Sumber Hamas lainnya, yang mendapat informasi tentang negosiasi tersebut, mengatakan gerakan tersebut telah meminta para mediator ?untuk mewajibkan pendudukan (Israel) melaksanakan perjanjian dan tidak menciptakan? krisis lebih lanjut.
?Faksi-faksi perlawanan kecewa dengan penundaan dan kegagalan pendudukan (Israel) untuk mematuhi penerapan protokol aspek kemanusiaan,? tegas sumber tersebut.
Sumber itu menyatakan, ?Kami berharap para mediator dan penjamin kesepakatan gencatan senjata akan melakukan yang terbaik untuk memastikan Israel melaksanakan ketentuan kesepakatan dan memperkenalkan materi-materi ini.?
Sumber tersebut juga memperingatkan penundaan apa pun selanjutnya akan menyebabkan penundaan pembebasan tawanan Israel dari Gaza.
Kedua sumber tersebut menunjukkan menurut perjanjian tersebut, ?Israel harus mengizinkan masuknya bantuan dan pasokan kemanusiaan pada pekan pertama gencatan senjata.?
Lampiran protokol kemanusiaan tersebut memperjelas, ?200.000 tenda berperalatan lengkap, 60.000 karavan (rumah mobil) harus dibawa masuk, serta bahan bakar dan material dalam jumlah yang cukup untuk memulihkan fungsi rumah sakit, mengoperasikan toko roti dan stasiun air, serta membawa peralatan berat untuk membuka jalan dan melakukan perbaikan.?
Tim negosiasi Hamas yang tiba di Kairo pada Senin malam bertemu pada Rabu sore dengan pejabat intelijen Mesir di Kairo.
Mereka membahas mekanisme untuk melaksanakan ketentuan kesepakatan dan pengaturan pertukaran tahanan yang akan datang yang dijadwalkan hari ini (Kamis), dan Sabtu,? dengan mencatat pertemuan ini ?membuka jalan untuk memulai fase kedua? negosiasi antara Hamas dan Israel.
Dalam konteks yang sama, Hamas menunjukkan penduduk Jalur Gaza utara menderita bencana kemanusiaan besar akibat penghancuran besar-besaran rumah dan infrastruktur oleh tentara pendudukan Israel.
Ditambahkannya, realitas kemanusiaan di Gaza utara mengharuskan negara-negara Arab dan Islam serta masyarakat internasional memikul tanggung jawab mereka dengan menekan pendudukan Israel agar mempercepat laju pengiriman tenda dan rumah sementara, serta mengintensifkan masuknya bantuan dan pertolongan.
Gerakan tersebut mencatat upaya yang dilakukan untuk melindungi warga Palestina yang mengungsi dan mengirimkan tenda masih jauh dari yang dibutuhkan, mengingat luasnya kerusakan dan bencana kemanusiaan yang disebabkan Israel.
(sya)
#jalur-gaza #hamas #bantuan-kemanusiaan #kejahatan-perang-israel #gencatan-senjata