Kasus Turis Arab Berkelahi dengan Marbut di Puncak Bogor, Imigrasi: Bisa Terkena Deportasi
Pihak Imigrasi mengatakan turis Arab yang berkelahi dengan marbut di Puncak Bogor, bisa dideportasi. Karena, dia mengganggu ketertiban umum. Halaman all
(Kompas.com) 15/01/25 10:31 51395
KOMPAS.com - Turis Arab yang terlibat baku hantam dengan marbut di pelataran Masjid Al Muqsit, Desa Tugu Utara, Cisarua, Puncak Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/1/2025), bisa terkena hukuman deportasi.
Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Seksi Penindakan Keimigrasian Kelas 1 Non TPI Bogor, Oktinardo Kansil.
Menurutnya, tindakan turis tersebut mengganggu ketertiban umum. ”Bisa kena Pasal 75 UU No 6 Tahun 2011 tentang tindakan WNA yang menganggu ketertiban umum itu bisa dikenakan deportasi dan penangkalan,” terang Ardo, dilansir Kompas.com (15/1/2025).
Pihak imigrasi telah melakukan penyelidikan terkait dokumen dan izin tinggal turis ini.
“Untuk tindakan kami belum bisa memutuskan karena kami harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu kepada WNA tersebut,” jelas Ardo.
Hingga saat ini, pihak imigrasi masih mencari turis Arab yang identitasnya belum diketahui.
Mereka berkoordinasi dengan kepolisian dan masyarakat untuk mencari keberadaan turis tersebut, mengingat wajahnya telah terekam jelas dalam CCTV.
Ardo juga meminta bantuan masyarakat untuk melapor jika melihat keberadaan turis ini.
“Jadi harus pelan-pelan dengan bantuan masyarakat di sana juga buat infoin ke kita keberadaan orang asing (turis Arab) tersebut,” terangnya.
Viral, perkelahian turis Arab dan marbut di Puncak Bogor
Sementara, Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa menjelaskan bahwa insiden tersebut berawal dari saat Pak Jenggot, marbot masjid, sedang membersihkan masjid setelah Shalat Ashar.
Pada saat itu, ia melihat turis Arab masuk masjid tanpa melepas sepatu, kemudian Pak Jenggot langsung menegur.
Namun teguran tersebut diabaikan dan memicu cekcok antara keduanya. “Pak Jenggot menyatakan bahwa tidak akan membuat laporan ke kepolisian dan tidak akan melanjutkan permasalahan ini ke meja hukum, dan menerima dengan lapang dada,” terang Eddy.
Kejadian yang terjadi pada Minggu (12/1/2025) pukul 17.50 WIB ini terekam kamera CCTV dan menjadi viral setelah diunggah berbagai platform.
Dalam video tersebut terlihat turis berbadan besar melayangkan tendangan ke arah Pak Jenggot marbut masjid yang sedang bertugas.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Penjelasan Imigrasi soal Turis Arab Berkelahi dengan Marbut di Puncak Bogor, Klik untuk baca: https://bandung.kompas.com
#imigrasi #turis-arab #puncak-bogor #marbut #viral #perkelahian-turis-arab-dan-marbut-di-puncak-bogor #kasus-turis-arab-berkelahi-dengan-marbut-di-puncak-bogor #imigrasi-bisa-terkena-deportasi