[POPULER NASIONAL] BPIP Minta Maaf soal Paskibraka Putri Lepas Jilbab | Megawati Batal Pensiun

[POPULER NASIONAL] BPIP Minta Maaf soal Paskibraka Putri Lepas Jilbab | Megawati Batal Pensiun

Terdapat tiga artikel populer di Kompas.com pada Rabu (14/8/2024). Berikut ulasan selengkapnya. Halaman all

(Kompas.com) 15/08/24 14:00 44277

JAKARTA, KOMPAS.com - Permintaan maaf Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) soal adanya Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang melepas jilbab menjadi artikel populer di Kompas.com, Rabu (14/8/2024).

Artikel populer lainnya terkait dikabulkannya gugatan Anwar Usman oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta membuat pengangkatan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo terancam dicabut.

Pemberitaan populer selanjutnya mengenai Megawati Soekarnoputri yang batal pensiun setelah mendengar kabar ada upaya mengambil alih PDI Perjuangan (PDI-P).

Berikut ulasan selengkapnya:

1. BPIP Minta Maaf soal Paskibraka Putri Lepas Jilbab Saat Dikukuhkan Jokowi

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi meminta maaf soal adanya 18 orang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) putri Nasional 2024 yang lepas jilbab saat pengukuhan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Selasa (13/8/2024).

Yudian juga mengapresiasi seluruh atensi masyarakat soal pemberitaan tentang jilbab tersebut.

"BPIP menyampaikan terima kasih atas peran media memberitakan Paskibraka selama ini. BPIP juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas pemberitaan yang berkembang. BPIP mengapresiasi seluruh aspirasi masyarakat yang berkembang tersebut," ujar Yudian dilansir siaran pers BPIP pada Selasa.

Yudian juga menegaskan bahwa BPIP tidak melakukan pemaksaan lepas jilbab.

"Penampilan Paskibraka putri dengan mengenakan pakaian, atribut dan sikap tampang sebagaimana terlihat pada saat pelaksanaan tugas kenegaraan yaitu Pengukuhan Paskibraka adalah kesukarelaan mereka dalam rangka mematuhi peraturan yang ada," ujarnya.

Baca selengkapnya: BPIP Minta Maaf soal Paskibraka Putri Lepas Jilbab Saat Dikukuhkan Jokowi

2. Dampak PTUN Kabulkan Gugatan Anwar Usman, Pengangkatan Suhartoyo Jadi Ketua MK Terancam Dicabut

PTUN Jakarta mengabulkan gugatan Anwar Usman yang meminta pengangkatan Suhartoyo sebagai Ketua MK periode 2023-2028 dibatalkan.

"Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk sebagian. Menyatakan batal atau tidak sah Keputusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor: 17 Tahun 2023, tanggal 9 November 2023 tentang Pengangkatan Dr. Suhartoyo, S.H, M.H. sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi Masa Jabatan 2023-2028," seperti dikutip dari putusan tersebut, Selasa (13/8/2024).

Dalam putusannya, PTUN Jakarta juga memerintahkan MK sebagai pihak termohon untuk segera mencabut keputusan pengangkatan Suhartoyo.

Selain itu, PTUN Jakarta juga mengabulkan permohonan Anwar Usman yang meminta harkat dan martabatnya sebagai salah satu Hakim Konstitusi dipulihkan.

Meski begitu, PTUN Jakarta menolak permohonan Anwar Usman yang meminta untuk dijadikan Ketua MK 2023-2028 seperti sebelumnya.

"Menyatakan tidak menerima permohonan Penggugat untuk dipulihkan/dikembalikan kedudukannya sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi Masa Jabatan 2023-2028 seperti semula," seperti dikutip dari putusan PTUN Jakarta.

Baca selengkapnya: Dampak PTUN Kabulkan Gugatan Anwar Usman, Pengangkatan Suhartoyo Jadi Ketua MK Terancam Dicabut

3. Megawati Batal Pensiun Usai Dengar Ada Upaya Ambil Alih PDI-P

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa dirinya akan kembali menjadi ketua umum PDI-P pada periode yang akan datang.

Hal ini ia sampaikan usai menyatakan mendengar ada upaya pengambilalihan PDI-P.

Mulanya Megawati berkelakar bahwa ia seperti barang antik. Jika dilihat dari segi usia, ia harusnya sudah purnatugas dan melepas jabatan ketua umum partai.

"Saya ini barang antik tahu enggak. Lho benar lah. Umur 77 kalau menurut dari peraturan, udah pensiun tahu," kata Megawati dalam pidato sambutannya di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2024).

Setelah itu, Megawati cerita jika ada yang memintanya untuk kembali menjadi ketua umum PDI-P.

Ia awalnya ragu memenuhi permintaan itu. Ia bahkan sudah bicara dengan Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto untuk berpikir terlebih dulu sebelum memutuskan akan kembali jadi ketua umum atau memutuskan pensiun.

Namun usai mendengar ada upaya yang ingin mengambil alih PDI-P, maka Megawati memutuskannya saat ini.

"Eh begitu dengar, ini akan diambil nih kayanya PDI Perjuangan. Saya mau jadi ketua umum lagi. Hahahaha. Keren apa enggak?" kata presiden kelima RI ini.

Baca selengkapnya: Megawati Batal Pensiun Usai Dengar Ada Upaya Ambil Alih PDI-P

#fahira-idris-tanggapi-larangan-jilbab-paskibraka #paskibrakan-lepas-jilbab #paskibraka-lepas-hijab

https://nasional.kompas.com/read/2024/08/15/06004581/populer-nasional-bpip-minta-maaf-soal-paskibraka-putri-lepas-jilbab-megawati