Kenangan Prof Ichlasul Amal: Tokoh Reformasi 98, Masjid UGM, dan Tawaran sebagai Menteri Halaman all
Ia memilih untuk mengabdikan diri di UGM meskipun mendapat tawaran sebagai menteri. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 14/11/24 15:00 3741
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Jenazah mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Ichlasul Amal disemayamkan di Balairung UGM, Kamis (14/11/2024).
Mobil jenazah yang membawa Prof Ichlasul Amal tiba di Balairung sekitar pukul 15.20 WIB.
Sejumlah pimpinan UGM, dekan, dan mahasiswa hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Mereka berkumpul untuk melepas kepergian Prof Ichlasul Amal menuju peristirahatan terakhir di Pemakaman UGM Sawitsari.
Mewakili civitas akademika UGM, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan Universitas Gadjah Mada, Prof Supriyadi, menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Prof Ichlasul Amal.
"Duka mendalam hari ini kembali dirasakan Universitas Gadjah Mada. Salah satu tokoh terbaik Universitas Gadjah Mada, Prof Ichlasul Amal, Guru Besar Departemen Hubungan Internasional Fisipol UGM, telah berpulang pada hari Selasa, 14 November 2024," ujar Prof Supriyadi dalam sambutannya di Balairung UGM.
Prof Supriyadi menambahkan bahwa almarhum Prof Ichlasul Amal dikenal sebagai pribadi yang memiliki dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan.
"Beliau juga dikenal sebagai tokoh reformasi 1998 dari UGM. Masih lekat dalam ingatan bagaimana beliau bersama dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan ribuan mahasiswa berorasi di depan Gedung Grha Sabha Pramana UGM dalam gerakan reformasi 1998," ucapnya.
Komitmen dan dedikasi Prof Ichlasul Amal
Universitas Gadjah Mada Mantan rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ichlasul Amal. Ichlasul Amal meninggal duniaKomitmen Prof Ichlasul Amal untuk memajukan UGM terwujud melalui:
- Peningkatan mutu pendidikan
- Penguatan jejaring internasional
- Pengembangan institusi
Prof Supriyadi juga menyebutkan bahwa Prof Ichlasul Amal adalah pendiri Masjid Kampus UGM pada 1999, yang dikenal sebagai satu-satunya masjid di Indonesia tanpa nama.
Ia menambahkan bahwa jiwa nasionalisme Prof Ichlasul Amal sangat kuat.
"Pada waktu terjadi konflik Maluku tahun 1999, beliau memberikan kesempatan kepada Mahasiswa Universitas Pattimura dari semua agama untuk bisa mutasi ke kampus UGM," jelasnya.
Dedikasi Prof Ichlasul Amal untuk UGM juga sangat luar biasa.
Tawaran sebagai Menteri Pertahanan
KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO suasana rumah duka, nampak karangan bunga dari mantan menteri Nuhadjir Effendy dan politisi senior Akbar Tandjung, Kamis (14/11/2024)#yogyakarta #reformasi-1998 #ugm #mantan-rektor-ugm-ichlasul-amal-meninggal #mantan-rektor-ugm-ichlasul-amal #prof-ichlasul-amal