Butuh Anggaran Rp 20 T, Natalius Pigai: Saya Mau Bangun Universitas HAM Bertaraf Internasional
Natalius Pigai ingin membangun universitas HAM bertaraf internasional, laboratorium HAM, hingga rumah sakit HAM. Halaman all
(Kompas.com) 23/10/24 14:00 2561
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengaku punya banyak program pembangunan HAM. Oleh karena itu, dia mengusulkan agar Kementerian HAM mempunyai anggaran hingga Rp 20 triliun.
Pigai menyebutkan, salah satu keinginannya adalah membangun universitas HAM bertaraf internasional yang dilengkapi laboratorium HAM dan rumah sakit.
"Soal Anggaran: 1. Saya mau bangun Universitas HAM bertaraf International terpadu dengan Pusat Studi HAM (Eropa, Afrika, Timur Tengah, Asia dan Kawasan Amerika ), Laboratorium HAM termasuk forensik, Rumah Sakit HAM dll," tulis Pigai melalui akun resmi media sosial X @NataliusPigai2, Rabu (23/10/2024).
Pigai telah mengizinkan Kompas.com untuk mengutip pernyataannya itu.
Pigai bercita-cita agar universitas itu dipimpin oleh orang Indonesia yang punya kapasitas berkelas dunia di bidang HAM.
"Dan ini Icon Indonesia di Panggung HAM dunia bahkan satu satu ya di dunia," tulis Pigai.
Selain itu, Pigai juga ingin mengadakan program kesadaran HAM di 78.000 desa.
Natalius Pigai menjadi sorotan karena pernyataannya yang menyebut Kementerian HAM butuh anggaran Rp 20 triliun untuk dapat menyusun program pembangunan HAM.
"Kenapa Presiden mau bikin Kementerian HAM? Berarti ada sesuatu besar yang mau dibikin. Maka tim transisi, rombak itu anggaran, dari Rp 20 triliun ke Rp 64 miliar. Tidak bisa, tidak tercapai visi misi Presiden Prabowo Subianto," ucap Pigai, Senin (21/10/2024) lalu.