Mantan Narapidana Terorisme Diajak Gabung Brigade Pangan
Ada sekitar 45 mantan narapidana yang dilibatkan dan akan bergabung ke dalam tiga kelompok Brigade Pangan. Halaman all
(Kompas.com) 11/12/24 11:51 23212
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertanian dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berkolaborasi untuk memberdayakan mantan narapidana terorisme di Brigade Pangan bentukan Kementan.
Ada sekitar 45 mantan narapidana yang dilibatkan dan akan bergabung ke dalam tiga kelompok Brigade Pangan.
“Bapak Presiden Prabowo menargetkan kita swasembada secepat-cepatnya. Dan kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan salah satu kunci untuk mewujudkannya,” kata Amran dalam keterangan tertulis, dikutip pada Rabu (11/12/2024).
Dok. Kementan Mentan Andi Amran Sulaiman dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2024).Amran telah melakukan audiensi dengan Kepala BNPT Komjen Eddy Hartono guna membahas pelibatan eks narapidana terorisme itu di kantor Kementan, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2024).
Eddy mengatakan, rencana ini sebagai upaya deradikalisasi dengan cara tak biasa.
“Negara hadir untuk pencegahan terorisme dan kami masukkan ke Brigade Pangan, mantan narapidana bergabung mengolah lahan, rencana ada tiga Brigade Pangan,” kata Eddy.
Eddy berharap kolaborasi ini dapat berkontribusi pada program deradikalisasi sekaligus berdampak pada ketahanan pangan.
“Di mana para mantan napi menjadi lebih produktif dan tidak akan kembali terjerat masalah terorisme,” kata Eddy.
Adapun Kementan membentuk Brigade Pangan untuk mencapai swasembada pangan, target yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami sudah membentuk Brigade Swasembada Pangan (untuk) di 12 provinsi seluruh Indonesia, ada 85 kabupaten. Ini tim bersama TNI, untuk cetak sawah dan oplah (optimasi lahan),” kata Mentan Amran saat ditemui di kantor Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2024).
Target dari cetak sawah dan optimasi lahan itu adalah terciptanya 2,4 juta hektar lahan baru dalam lima tahun ke depan. Rinciannya, intensifikasi (optimasi lahan) 1 juta hektar dan ekstensifikasi (cetak sawah) 1,3 juta hektar.
Amran mengatakan, satu kelompok Brigade Pangan terdiri dari 15 petani milenial yang kemudian akan mengelola lahan minimal 200 hektar. Setiap kelompok nantinya akan dibina langsung oleh TNI.
#amran-sulaiman #mantan-narapidana #ketahanan-pangan #brigade-swasembada-pangan #brigade-pangan