Danantara Siap Beroperasi, Muliaman Hadad Akan Serahkan PP dan Perpres ke Mensesneg Hari Ini
Kepala BPI Danantara, Muliaman Hadad, serahkan PP dan Perpres kepada Mensesneg Prasetyo Hadi, mempersiapkan Danantara untuk beroperasi. Halaman all
(Kompas.com) 29/11/24 10:18 14919
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Muliaman Hadad bersama Wakil Kepala Danantara Kaharuddin Djenod akan menyerahkan Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres) kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Gedung Sekretariat Negara hari ini.
"Pagi ini Kepala dan Wakil Kepala Danantara, Bapak Muliaman Hadad dan Bapak Kaharuddin Djenod akan menyerahkan PP dan Perpres BPI Danantara kepada Mensesneg," ujar Anton Pripambudi, Head of Communication Danantara, dalam keterangan tertulisnya pada Jumat.
Anton menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan analisis cermat terkait kecukupan peraturan perundangan agar Danantara dapat segera beroperasi.
Sementara itu, para pimpinan Danantara sedang melakukan finalisasi Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) BPI Danantara.
"Agar setelah PP dan Perpres diterbitkan, pimpinan Danantara bisa mendorong SOTK dimaksud untuk mendapatkan pengesahan dari KemenPAN-RB," jelasnya.
Sebagai informasi, Danantara diproyeksikan menjadi salah satu badan pengelola investasi terbesar di dunia.
Berdasarkan dokumen profil Danantara yang diperoleh Kompas.com, badan ini akan berfungsi sebagai superholding bagi tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu Bank Mandiri, BRI, PLN, Pertamina, BNI, Telkom Indonesia, MIND ID, dan Indonesia Investment Authority (INA).
Dengan demikian, pada tahap awal, aset yang akan dikelola oleh Danantara diperkirakan mencapai 600 miliar dollar AS atau sekitar Rp 9.480 triliun (dengan kurs Rp 15.800 per dollar AS).
Muliaman Hadad mengungkapkan bahwa aset yang dikelola Danantara akan lebih besar dibandingkan dengan Sovereign Wealth Fund Indonesia, yaitu Indonesia Investment Authority (INA).
Oleh karena itu, INA akan dikonsolidasikan ke dalam Danantara.
"(Nasib INA) Iya, ke depan semua dikonsolidasikan. Dikonsolidasikan nanti ke dalam Danantara. Sementara pakai PP," kata Muliaman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2024).
#mensesneg #peraturan-pemerintah #bpi-danantara #muliaman-hadad