Saat Lapas Sukamiskin Jadi Dapur MBG, 47 Narapidana Masak untuk 3.550 Penerima
Pemerintah gandeng Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Sukamiskin, Kota Bandung, sebagai mitra pelaksana Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Halaman all
(Kompas.com) 15/05/25 14:00 140283
KOMPAS.com - Pemerintah pusat menggandeng Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Sukamiskin, Kota Bandung, sebagai mitra pelaksana Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini menyasar siswa sekolah, serta ibu hamil dan menyusui di wilayah Arcamanik dan Sukamiskin.
Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, menyampaikan bahwa Lapas Sukamiskin kini menjalankan peran sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah Arcamanik.
Dengan menggunakan dapur di dalam lapas, makanan bergizi disiapkan bagi 3.550 penerima manfaat yang tersebar di 12 sekolah dan beberapa posyandu.
"Yang hari ini (MBG) ini dapurnya ada di Lapas Klas I Sukamiskin. Ini satu skema kolaborasi antara Badan Gizi Nasional sebagai leading sector dengan kementerian dan lembaga terkait. Jadi, skema dan lain sebagainya itu banyak, tapi mitranya adalah lapas," jelas Adita saat meninjau kegiatan MBG di SDN 101 Sukakarya, Kamis (15/5/2025).
Apa Peran Warga Binaan dalam Program MBG?
Yang menarik, program ini memberdayakan para warga binaan. Lebih dari 47 narapidana dilibatkan secara aktif dalam proses penyediaan makanan bergizi mulai dari menyiapkan bahan baku, memasak, hingga mencuci peralatan dapur.
"Satu hal yang juga menjadi unik karena memberdayakan para warga binaan. Ada lebih dari 47 warga binaan yang memasak, mempersiapkan bahan, mencuci, dan sebagainya," imbuh Adita.
Ia menilai, keterlibatan warga binaan ini bukan hanya menjadi kegiatan positif selama masa pembinaan, tetapi juga membuka jalan bagi mereka untuk memperoleh keterampilan yang bisa dimanfaatkan ketika kembali ke masyarakat.
"Ini membuka peluang keterampilan baru bagi mereka setelah masa pembinaan. Skema seperti ini patut menjadi contoh yang bisa diterapkan di tempat lain," lanjutnya.
Bagaimana Respons Pemerintah Daerah terhadap Program Ini?
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, turut hadir dalam kegiatan pemantauan program MBG. Ia menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan pelaksanaan program tersebut di Kota Bandung.
"Terus terang saya merasa bahagia dan bangga sekali atas program Makan Bergizi Gratis ini karena ada dua manfaat. Pertama, anak-anak menikmati makanannya. Sudah bergizi juga enak," kata Erwin.
Ia juga menekankan dampak positif program ini terhadap para narapidana yang dilatih untuk berkontribusi secara nyata kepada masyarakat.
"Kedua, ternyata yang memasak ini para napi yang ada di Sukamiskin. Tentunya para napi ini dilatih untuk menjadi napi yang baik, jadi Insya Allah saat mereka lepas dari tahanan bisa bermanfaat untuk masyarakat," jelasnya.
"Ini bukan hanya soal makan bergizi, tapi soal bagaimana kita membangun ekosistem yang saling mendukung dan memberdayakan," tutupnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lapas Sukamiskin Jadi Dapur MBG, Napi yang Masak".
#narapidana #lapas #warga-binaan #sukamiskin #mbg #makan-bergizi-gratis