Komnas HAM Minta Keterangan 14 Saksi Terkait Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang

Komnas HAM Minta Keterangan 14 Saksi Terkait Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang

Komnas HAM turun menyelidki kasus dugaan penembakan yang dilakukan polisi Aipda R terhadap tiga orang siswa SMKN 4 Semarang. Halaman all

(Kompas.com) 29/11/24 22:58 13706

SEMARANG, KOMPAS.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta keterangan dari 14 saksi terkait kasus penembakan pelajar SMKN 4 Semarang, Jawa Tengah, oleh Aipda Robig Zenuddin (38).

Komisioner Komnas HAM Koordinator Sub Penegakan HAM, Pemantauan dan Penyelidikan, Uli Parulian Sihombing mengatakan pemantauan di lokasi kejadian sudah dilakukan timnya sejak Kamis (28/11/2024) kemarin.

"Sejak kemarin kami masih melakukan penelaahan, kami sudah memeriksa sekitar 14 saksi di sekitar sini dan juga beberapa pihak," ungkap Uli di lokasi penembakan di Jalan Candi Penataran, Ngaliyan, Jumat (29/11/2024).

Sebelumnya, saat pemantauan di Mapolda Jateng dia juga sudah bertemu dengan Inspektorat Irwasda.

Timnya meminta keterangan dari kepolisian maupun saksi di lokasi kejadian untuk menyusun fakta kejadian.

"Kami melakukan pemetaan terkait saksi-saksi di sekitar candi penataran untuk memastikan fakta-faktanya, kami masih menganalisis keterangan yang kami dapat di lapangan kemudian dari kepolisian dan masyarakat," beber dia.

Dia masih mendalami adanya perbedaan antara keterangan yang diperoleh dari kepolisian maupun kesaksian masyarakat setempat. Pemeriksaan saksi juga masih berlanjut sampai saat ini.


"Kami masih menganalisis terhadap versi masyarakat dan kepolisisan. Komnas masih melakukan pendalaman karena kami masih memeriksa saksi-saksi lainnya juga," lanjut dia.

Kendati demikian, dia belum meminta keterangan para korban.

Timnya masih berusaha menghubungi mereka untuk dapat dimintai keterangan terkait insiden penembakan itu.

"Keluarga korban belum (dimintai keterangan). Kami lagi komunikasi," tutur dia.

Hasil investigasi Komnas HAM nantinya akan disampaikan ke polisi.

Untuk diketahui, penembakan yang dilakukan Aipda Robig, anggota Satresnarkoba Polrestabes Semarang terjadi pada Minggu (24/11/2024) dini hari.

Akibat dua tembakan yang dikeluarkan, pelajar berinisial GRO (17) meninggal. Sementara AD (17) dan SA (16) mengalami luka tembak di tangan dan dada.

Polisi menyebutkan, Robig menembakkan senjatanya untuk melerai tawuran. GRO dan dua korban lain disebut ikut dalam tawuran tersebut.

Kini Robig ditahan dalam lokasi penempatan khusus (patsus) di Polda Jateng atas dugaan pelanggaran etika dan disiplin.

Ia juga sedang diselidiki dalam proses pidana.

#semarang #komnas-ham #smkn-4-semarang #polisi-tembak-siswa-smkn-4-semarang

https://regional.kompas.com/read/2024/11/29/225836278/komnas-ham-minta-keterangan-14-saksi-terkait-penembakan-siswa-smkn-4