Kisruh UKSW, Fakultas Teknologi Informasi dan Hukum Bantah Pernyataan Rektor Halaman all

Kisruh UKSW, Fakultas Teknologi Informasi dan Hukum Bantah Pernyataan Rektor Halaman all

Perselisihan antara pimpinan dan sivitas akademika di UKSW semakin memanas setelah Rektor Prof. Intyas Utami dituding mengabaikan aspirasi fakultas. Halaman all?page=all

(Kompas.com) 06/05/25 18:53 133249

SALATIGA, KOMPAS.com - Polemik yang terjadi di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga semakin memanas.

Pihak fakultas membantah pernyataan Rektor Prof. Intyas Utami yang dianggap tidak menjawab isu-isu penting yang dihadapi sivitas akademika.

Aksi demonstrasi oleh dosen dan mahasiswa pun kembali menggelora, menuntut adanya dialog terbuka dan pembahasan lebih mendalam mengenai kebijakan yang dinilai kontroversial.

FTI: Rektor Tidak Menjawab Persoalan Sivitas Akademika

Koordinator Bidang Kerjasama, Kemahasiswaandan Kealumnian (BK3) Fakultas Teknologi Informasi UKSW Evangs Mailoa menyampaikan, pernyatan Intyas tidak menjawab persoalan yang menjadi aspirasi sivitas akademika.

"Sama sekali tidak menyentuh subtansi persoalan yang diajukan. Bahkan permintaan untuk duduk bareng dan diskusi pun tidak ditanggapi. Pimpinan UKSW jangan bersikap birokratis dan mengabaikan fakultas," ujarnya, Selasa (6/5/2025) di Kampus FTI UKSW.

Evangs mengatakan, aspirasi sivitas akademika yakni menghentikan tindakan arogansi, membina komunikasi yang baik, melakukan pembaharuan dan revitalisasi di kampus FTI UKSW seperti akses internet dan perangkat komputer yang memadai, dan pemasangan kanopi di area parkiran.

"Mengenai kelas tematik yang disampaikan Rektor dalam rilis itu keputusan top down dan bukan kebutuhan fakultas, karena lebih menonjolkan penampilan daripada fungsi," paparnya.

Selain itu, lanjutnya, tuntutan mengenai pengelolaan keuangan dan beasiswa yang akuntabel, juga tak ditanggapi.

Saat ini, di FTI tercatat ada 2.738 mahasiswa, belum yang termasuk berstatus lalai registrasi.

"Jumlah mahasiswa besar tentu pendapatan besar, tapi hanya 123 mahasiswa yang mendapat beasiswa, ini tidak adil dan tidak proposional," kata Evangs.

Evangs menegaskan bahwa FTI bukan sapi perah bagi pimpinan UKSW, karena itu harus mendapat perlakuan yang adil.

"UKSW adalah rumah kita bersama, mari Rektor berdiskusi luangkan waktu datang ke FTI dan melihat kondisi yang sebenarnya," ujarnya.

KOMPAS.com/Dian Ade Permana Mahasiswa dan dosen UKSW menggelar demonstrasi karena tidak puas dengan kepemimpinan Rektor Prof. Intyas Utami

FH: Penyataan Rektor Mengaburkan Fakta

Sementara dari Fakultas Hukum (FH) UKSW, dosen senior Haryanto menyampaikan pernyataan Intyas Utami menciptakan kekaburan kondisi dan fakta yang senyatanya.

"Kami hanya minta berdiskusi dengan ibu Rektor selaku orangtua di universitas ini saja tidak ditanggapi. Proses pergantian dekan dan jajaran di FH ini tidak memenuhi due process of law atau tidak alamiah," ungkapnya.

"Rektor mengirim surat tentang teguran keras pertama dan terakhir pada 18 Desember 2024. Namun, pada 10 Januari 2025 ada surat tentang apresiasi kinerja Dekan FH, ini kan berarti menunjukkan soal kinerja tidak bermasalah," sambung dia.

#uksw #rektor-uksw #demo-uksw #uksw-bergejolak #rektor-uksw-didemo

https://regional.kompas.com/read/2025/05/06/185329778/kisruh-uksw-fakultas-teknologi-informasi-dan-hukum-bantah-pernyataan-rektor?page=all