Panen Lele dan Telur di Lapas Sukamiskin, Hasil Dibagikan ke Warga dan Disetor ke Negara

Panen Lele dan Telur di Lapas Sukamiskin, Hasil Dibagikan ke Warga dan Disetor ke Negara

Sebanyak satu ton lebih lele serta puluhan telur ayam dan bebek dipanen warga binaan Lapas Sukamiskin. Selain dibagikan ke warga dan sesama napi... Halaman all

(Kompas.com) 25/04/25 09:00 124766

BANDUNG, KOMPAS.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin memanen 1 ton 97 kilogram ikan lele serta puluhan telur ayam dan bebek dari program pembinaan kemandirian yang dikerjakan warga binaan.

“Panen lele kali ini sebanyak 1 ton 97 kilogram dan telur ayam sebanyak 80 butir serta telur bebek sebanyak 90 butir. Telur ayam dan bebek ini adalah merupakan hasil per hari ini,” kata Kepala Lapas Sukamiskin, Fajar Nur Cahyono dalam keterangannya, Kamis (25/4/2025).

Fajar menjelaskan, budi daya ikan lele serta ternak ayam, bebek, sayuran, hingga buah melon dilakukan oleh warga binaan di area dalam lapas. Panen dilakukan pada Kamis (24/4/2025) bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Kusnali.

“Panen lele dan telur ayam-bebek itu merupakan implementasi 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto,” ujar Fajar.

Kegiatan panen yang dilakukan di tengah hujan rintik ini melibatkan langsung para warga binaan, Kakanwil, serta seluruh kepala UPT Sukamiskin.

Sementara itu, Kusnali menyebut panen hasil pembinaan warga binaan ini merupakan bentuk nyata kontribusi Lapas terhadap ketahanan pangan nasional.

“Ikan lele dan telur dibagikan kepada warga binaan, masyarakat sekitar Lapas secara cuma-cuma, dan UPT di wilayah Sukamiskin Raya,” kata Kusnali.

Adapun sebagian hasil panen dijual ke pihak ketiga dengan harga sekitar Rp 23.000 per kilogram. “Dari hasil penjualan itu, sebahagian akan disetorkan ke kas negara sebagai PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak),” ungkapnya.

Kusnali menambahkan, program ketahanan pangan ini akan terus dikembangkan sesuai arahan Menteri Imipas. Warga binaan yang terlibat dalam kegiatan kerja juga akan mendapatkan sertifikat keahlian.

“Sertifikat itu menjadi wujud nyata Lapas selalu hadir dalam memberikan pelatihan dan pembentukan skill warga binaan,” kata Kusnali.

Ia berharap program ketahanan pangan terus berkembang, tidak hanya di Lapas Sukamiskin, tetapi juga di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Jawa Barat.

#kas-negara #lapas-sukamiskin #budidaya-lele #penerimaan-negara-bukan-pajak #program-warga-binaan #program-warga-binaan-sukamiskin

https://bandung.kompas.com/read/2025/04/25/090009278/panen-lele-dan-telur-di-lapas-sukamiskin-hasil-dibagikan-ke-warga-dan