Komnas Perempuan: Masih ada stigma terhadap perempuan pembela HAM

Komnas Perempuan: Masih ada stigma terhadap perempuan pembela HAM

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyayangkan masih adanya stigma terhadap perempuan yang bekerja membela hak asasi ...

(Antara) 28/11/24 16:26 12409

Jakarta (ANTARA) - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyayangkan masih adanya stigma terhadap perempuan yang bekerja membela hak asasi manusia.

"Ada semacam stigma terhadap perempuan pembela HAM yang tidak dikenakan pada laki-laki pembela HAM," kata Anggota Komnas Perempuan Theresia Iswarini dalam acara diskusi publik bertajuk "Perempuan Pembela HAM: Meneguhkan Solidaritas dan Gerakan Perempuan di ASEAN", di Jakarta, Kamis.

Pihaknya mencontohkan adanya anggapan perempuan seharusnya bekerja di rumah saja, sehingga perempuan pembela HAM dianggap bukan perempuan baik-baik karena mereka bekerja di luar rumah.

"Padahal perempuan pembela HAM di desa seringkali dia melakukan pertemuan dengan komunitas, mendatangi pelosok. Perempuan yang sering keluar rumah dianggap bukan perempuan baik," kata Theresia Iswarini.

Dia menambahkan, dalam melakukan kerja-kerja membela HAM, baik perempuan dan laki-laki kerap mendapatkan kekerasan maupun intimidasi.

Namun bedanya, perempuan pembela HAM juga mendapatkan kekerasan seksual, selain kekerasan fisik.

"Ada keunikan serangan terhadap perempuan pembela HAM dibanding laki-laki pembela HAM. Mereka sama-sama dapat kekerasan fisik, tapi laki-laki tidak mendapat serangan seksual. Perempuan dapat serangan seksual, atau serangan terhadap identitas gendernya sebagai perempuan," kata Theresia Iswarini.

Terkait hal ini, Komnas Perempuan memandang perlunya perlindungan terhadap kerja-kerja perempuan pembela HAM.

"Berharap ke depan kita makin memperkuat perempuan pembela HAM, mengingat di Indonesia sendiri kebijakan untuk perlindungan perempuan pembela HAM itu masih belum kuat," kata dia.

Pasalnya, hingga saat ini belum ada regulasi khusus yang melindungi keberadaan perempuan pembela HAM.*

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2024

#komnas-perempuan #perempuan-pembela-ham #perlindungan-perempuan-pembela-ham

https://www.antaranews.com/berita/4498573/komnas-perempuan-masih-ada-stigma-terhadap-perempuan-pembela-ham