14 Napi Dugem dan Diduga Pesta Narkoba di Rutan Pekanbaru, Karutan Dicopot

14 Napi Dugem dan Diduga Pesta Narkoba di Rutan Pekanbaru, Karutan Dicopot

Dalam video tersebut, tampak sekelompok pria berjoget mengikuti alunan musik keras dengan botol minuman berserakan di sekitarnya. Halaman all

(Kompas.com) 17/04/25 10:11 118696

KOMPAS.com - Sebanyak 14 narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru, Riau, diduga terlibat dalam pesta narkoba dan dugem di dalam sel tahanan.

Aksi mereka terekam dalam video yang viral di media sosial sejak Selasa (15/4/2025).

Dalam video tersebut, tampak sekelompok pria berjoget mengikuti alunan musik keras. Beberapa di antaranya terlihat duduk sambil menggoyangkan kepala, sedangkan lainnya berdiri dan menari.

Botol minuman berserakan di sekitar mereka, termasuk botol bekas yang diberi sedotan putih. Beberapa pria juga tampak mengisap rokok elektrik dan menggunakan ponsel.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Riau, Maizar, memastikan peristiwa itu terjadi di Rutan Pekanbaru.

"Ya, betul," ujar Maizar saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (16/4/2025).

Ia menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi para napi dan petugas yang terbukti terlibat dalam pelanggaran tersebut.

"Apabila dugaan pelanggaran tersebut ada, kami akan menindak tegas terhadap warga binaan (napi), termasuk kepada petugasnya apabila ada keterlibatan di dalamnya," kata Maizar.

Menurut Maizar, 14 napi yang terlibat telah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

"Narapidana yang terbukti bersalah sudah pasti kami isolasi dan ditempatkan di ruang tahanan dengan pengamanan ekstra ketat," tuturnya.

Selain itu, mereka juga dipastikan tidak akan mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman.

Karutan dan Kepala Pengamanan Dicopot

Imbas dari kejadian ini, Kepala Rutan Pekanbaru, Bastian Manalu, dan Kepala Pengamanan Rutan, Arie Jelfri, dicopot dari jabatannya. Keduanya kini sedang menjalani pemeriksaan internal di Kantor Wilayah Ditjenpas Riau.

"Ya, sementara sudah dibebastugaskan dan ditarik ke Kanwil Ditjenpas Riau," kata Maizar.

Posisi Kepala Rutan kini dijabat oleh Pelaksana Harian (Plh) Nimrot Sihotang, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Riau.

Maizar mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran informasi dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

Ia juga menyebutkan bahwa timnya, termasuk dirinya sendiri, telah turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru pasca-viral video tersebut.

"Saya datang ke sini untuk menarik 14 orang warga binaan ini dan memindahkan mereka ke Lapas Pekanbaru. Ini untuk memudahkan proses pemeriksaan," ujar Maizar.

Ia juga memerintahkan razia gabungan di seluruh lapas dan rutan se-Riau, bekerja sama dengan TNI dan kepolisian setempat.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyatakan bahwa timnya juga sedang menuju Rutan Pekanbaru untuk menyelidiki kejadian tersebut.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Idon Tanjung, Haryanti Puspa Sari | Editor: Krisiandi, Dani Prabowo)

#pekanbaru #pesta-narkoba #rutan-pekanbaru #napi-dugem

https://www.kompas.com/jawa-timur/read/2025/04/17/101100188/14-napi-dugem-dan-diduga-pesta-narkoba-di-rutan-pekanbaru-karutan