Hasto Kristiyanto Cabut Permohonan Pemindahan Rutan, Apa Alasannya?
Hasto Kristiyanto memutuskan untuk tetap di Rutan KPK setelah menemukan kenyamanan dan kedekatan dengan sesama tahanan. Halaman all
(Kompas.com) 27/03/25 18:53 106712
KOMPAS.com – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDI-P), Hasto Kristiyanto, resmi mencabut permohonan pemindahan rumah tahanan yang sebelumnya diajukan kepada majelis hakim.
Keputusan ini diungkapkan pada sidang yang berlangsung pada Jumat (21/3/2025).
Sebelumnya, Hasto melalui tim hukum yang mewakilinya telah mengajukan surat permohonan untuk pindah dari Rutan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Rutan Salemba.
Namun, di tengah sidang, Politikus PDI-P, Guntur Romli, membacakan surat tangan Hasto yang berisi pencabutan permohonan tersebut saat pembacaan jawaban dari KPK mengenai eksepsi atau nota keberatan yang diajukan Hasto terhadap surat dakwaan jaksa penuntut umum.
"Ada pesan dari Bapak Sekjen PDI Perjuangan, Mas Hasto Kristiyanto yang saat ini masih mengikuti proses persidangan bahwa ada beberapa pesan yang disampaikan oleh Mas Hasto," ujar Guntur Romli saat membacakan surat tersebut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Kamis (27/3/2025).
Apa Alasan Hasto Mencabut Permohonan Pindah Rutan?
Guntur Romli menjelaskan bahwa keputusan Hasto untuk tidak melanjutkan pemindahan rutan disebabkan oleh kenyamanan yang dirasakannya di Rutan KPK.
"Mas Hasto sudah menyatu dengan teman-teman warga Merah Putih dan juga dari teman-temannya juga banyak yang menyampaikan keberatan kalau sampai Mas Sekjen itu pindah," tambahnya.
Dalam surat yang dibacakan, Hasto mengungkapkan bahwa ia telah membangun hubungan yang baik dengan sesama tahanan di Rutan KPK.
Tradisi keakraban ini terbentuk melalui berbagai kegiatan rutin yang dilakukan bersama tahanan lainnya.
"Misalnya, tiap pagi itu olahraga, kemudian juga nyanyi lagu-lagu wajib sambil olahraga," ungkap Guntur Romli.
Selain itu, Hasto dan tahanan lainnya sering terlibat dalam diskusi mengenai tokoh bangsa dan isu politik yang berkembang di dalam tahanan.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hasto Cabut Permohonan Pindah Rutan, Kenapa?".