Ditanya soal HAM 3 Polisi yang Tewas Ditembak, Natalius Pigai: Saya Bukan Hakim

Ditanya soal HAM 3 Polisi yang Tewas Ditembak, Natalius Pigai: Saya Bukan Hakim

Menteri HAM Natalius Pigai menilai peradilan militer lebih efektif dalam kasus hukum. Halaman all

(Kompas.com) 19/03/25 14:00 100595

SUKABUMI, KOMPAS.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai turut memberikan komentarnya mengenai peristiwa gugurnya tiga anggota Polres Way Kanan, Lampung.

“Kalau terkait pembunuhan penembakan terhadap anggota polisi, itu ada sistem peradilan militer. Saya kira sistem peradilan militer adalah sistem peradilan terbaik di Indonesia,” kata Pigai saat ditemui awak media di Universitas Sukabumi, Rabu (19/3/2025).

Sebab, lanjut Pigai, proses hukum di institusi militer itu lebih cepat daripada peradilan umum.

Terlebih dalam peradilan militer, ada tiga tahapan yang bisa menjerat seorang terpidana.

Pertama, pemberhentian dari jabatan; kedua, proses pidana dan; ketiga, kode etik.

Namun, Pigai tak menjawab apakah kasus kematian tiga anggota Polri tersebut masuk ke pelanggaran HAM atau tidak.

Ia menyebut bahwa dirinya tak bisa memutuskan perkara tersebut karena bukan hakim.

“Sulit karena saya bukan hakim. Kan yang berhak dia berstatus apa (adalah) pengadilan,” jelas Pigai.

#natalius-pigai #peradilan-militer #polres-way-kanan #menteri-ham

https://bandung.kompas.com/read/2025/03/19/170501878/ditanya-soal-ham-3-polisi-yang-tewas-ditembak-natalius-pigai-saya-bukan